Erik ten Hag Resmi Dipecat: Ambisi Redam Klopp dan Guardiola Berakhir Tragis di Manchester United

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:30 WIB
Ambisi Erik ten Hag meredam dominasi Juergen Klopp dan Pep Guardiola malah berakhir tragis di Manchester United. (PREMIERLEAGUE.COM)
Ambisi Erik ten Hag meredam dominasi Juergen Klopp dan Pep Guardiola malah berakhir tragis di Manchester United. (PREMIERLEAGUE.COM)

SportlinkNews - Nasib Erik ten Hag di Manchester United berakhir dengan ironi, setelah ambisi besarnya untuk menyaingi dominasi Juergen Klopp dan Pep Guardiola di Liga Inggris.

Ten Hag, yang direkrut untuk membangkitkan kembali kejayaan Setan Merah, justru mengalami pemecatan pada musim yang diwarnai hasil-hasil kurang memuaskan.

Manchester United secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan Ten Hag pada Senin malam (28/10/2024) WIB melalui laman resminya.

Baca Juga: Belajar dari Kekalahan Borneo FC, Pelatih Bali United Sukses Jegal Ambisi Persis Solo

Keputusan ini diambil sehari setelah kekalahan Manchester United dari West Ham United di laga tandang.

Pada pertandingan pekan ke-9 Liga Inggris yang berlangsung Minggu (27/10/2024), United harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2, setelah gol kemenangan West Ham dicetak melalui penalti dramatis oleh Jarrod Bowen.

Dalam pernyataan resminya, Manchester United mengungkapkan rasa terima kasih atas upaya yang telah dilakukan Ten Hag selama ini.

Baca Juga: Bali United FC Pimpin Klasemen Sementara Liga 1 2024/2025 Usai Pekan Kesembilan

“Erik ten Hag telah meninggalkan jabatannya sebagai manajer tim utama Manchester United."

"Kami berterima kasih atas kontribusinya selama bekerja bersama kami dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan,” bunyi pernyataan tersebut.

Pemecatan Ten Hag merupakan langkah yang dapat dipahami, mengingat ekspektasi besar yang disematkan pada pelatih asal Belanda itu sejak awal kedatangannya.

Baca Juga: Persis Solo Kalahkan Borneo FC Tapi Dijegal Bali United di Liga 1 Pekan ke-9

Ten Hag dianggap gagal dalam mengangkat performa tim, meskipun ia sempat menjanjikan perubahan signifikan yang akan mengakhiri dominasi rival seperti Klopp di Liverpool dan Guardiola di Manchester City.

Pada awal kedatangannya di Old Trafford, Ten Hag pernah menyatakan kekagumannya pada Klopp dan Guardiola, namun juga menyiratkan tekadnya untuk mengakhiri era kedua pelatih besar tersebut.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X