Pencapaian terbarunya semakin mengukuhkan status pemain berusia 31 tahun itu sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah Manchester City.
Ederson tiba di City pada tahun 2017, ia tampil sebanyak 36 kali di Liga Primer dalam musim pertamanya saat The Blues mencatatkan rekor 100 poin untuk menjadi Centurions yang ikonik.
Ia mencatatkan 16 clean sheet tahun itu, kedua setelah David De Gea dalam perebutan Golden Glove.
Baca Juga: Manchester City 5 Sparta Praha 0: Erling Haaland Menentang Fisika untuk Mencetak Gol Ajaib
Ia selalu hadir tahun berikutnya, mencatatkan 20 clean sheet di Liga Primer saat The Blues memenangkan gelar kedua berturut-turut sebagai bagian dari quadruple domestik.
Kiper berusia 31 tahun ini mengklaim Sarung Tangan Emas Liga Primer pertamanya pada 2019/20, dengan mencatat 16 clean sheet saat City finis di posisi kedua.
Ia kembali dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik pada 2020/21 saat City merebut kembali gelar Liga Primer, dengan mencatat 19 clean sheet.
Baca Juga: Bali United FC Pimpin Klasemen Sementara Liga 1 2024/2025 Usai Pekan Kesembilan
Pada 2021/22, ia mengklaim Sarung Tangan Emas ketiganya, menyamai Alisson dengan 20 clean sheet, saat City mencatatkan gelar Liga Primer keempat dalam lima musim.
Setelah 11 clean sheet pada 2022/23 dan 10 clean sheet musim lalu, ia kini memiliki dua clean sheet di Liga Primer setelah sembilan pertandingan kali ini.
Artikel Terkait
Erling Haaland Capai 100 Gol untuk Manchester City dalam 105 Penampilan
Pemain Bintang Manchester City Ditangkap atas Dugaan Mencuri Ponsel di Kelab Malam
Benjamin Mendy Beberkan Kenakalan Pemain Manchester City dalam Pesta Karantina Ilegal
Real Madrid Bisa Hadapi Persaingan Manajerial dari Manchester City Jika Guardiola Hengkang