Yang membuat Bellingham kecewa bukan sekadar hasil Ballon d'Or tersebut, tetapi lebih pada sikap klub dalam mendukung kampanye pemenang penghargaan.
Baca Juga: Persija Bidik Dua Kemenangan di Pertandingan Liga 1 2024/2025 Bulan November
Menurut laporan, Real Madrid seolah tidak terlalu memberi dukungan penuh pada Bellingham dalam ajang ini.
Justru klub lebih memusatkan dukungan kepada Vinicius Junior sebagai kandidat utama Ballon d'Or.
Bahkan, ketika hasil penghargaan tersebut diumumkan dan Vinicius tidak berhasil meraih trofi, Real Madrid sempat mempertimbangkan untuk memboikot Ballon d'Or sebagai bentuk protes.
Baca Juga: Bentuk Tim Formatur Budisatrio Djiwandono Siapkan Kepengurusan PP Perbasi 2024-2028
Dalam situasi ini, Bellingham merasa seolah menjadi “anak tiri” di tim, dengan perhatian utama dari klub yang lebih banyak tertuju pada Vinicius Junior.
Hal ini tentu membuatnya merasa tersisih, terlebih ketika ia berharap dukungan penuh dari manajemen.
Selain itu, performa Bellingham di musim ini juga tidak sepenuhnya maksimal, sebagian karena perubahan strategi yang diterapkan Ancelotti.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Liga, PSSI Gelar Member Development untuk Klub Liga 1 dan Liga 2
Saat ini, ia sering ditempatkan dalam peran yang lebih defensif, berbeda dari musim lalu di mana ia memiliki kebebasan untuk lebih aktif menyerang.
Meskipun Ancelotti pernah berjanji untuk memberikan Bellingham ruang lebih di lini serang, implementasi dari janji tersebut tampaknya belum terealisasi sepenuhnya.
Dengan kondisi demikian, peluang Bellingham untuk mendapatkan Ballon d'Or di musim mendatang diprediksi akan semakin menipis.
Faktor posisi bermain yang berbeda serta terbatasnya dukungan internal bisa saja menjadi penghalang dalam perjalanan kariernya di Real Madrid.
Bagi Bellingham, dukungan penuh dari klub sangat penting, terutama dalam kompetisi bergengsi seperti Ballon d'Or yang menjadi impian setiap pemain sepak bola.***
Artikel Terkait
Mike Tyson Ujian Terbesar Jake Paul
Seragam Ketiga Genoa Menandai Kembalinya Sisi Gelap Emas Genova
Roma 1-0 Torino: Dybala Lolos dari Ejekan Suporter Sendiri
Ivan Juric Tidak Terlalu Puas Roma Menang karena Harus Menarik Simpati Penggemar
Hadapi Piala Asia U20 2025, Indra Sjafri Boyong 33 Pemain Jalani Pemusatan Latihan di Bali