Skema dasar yang dipakai Ruben Amorim adalah 3-4-3. Ketika menyerang, formasi itu berubah jadi 3-2-5.
Ia kemungkinan akan menempatkan tiga bek sejajar di Manchester United yakni Lisandro Martinez, Matthijs De Ligt dan Leny Yoro. Dua jangkar tengah ditempati oleh Kobbie Mainoo dan Manuel Ugarte.
Sementara itu, di barisan depan Marzraoui dan Dalot akan bergerak dari sayap. Keduanya bisa juga turun saat tim mendapat serangan dan bergerak ke depan membantu menyerang.
Baca Juga: Manchester City Berhasil Menghemat Penggunaan Air Hingga 50 Juta Liter dalam Satu Musim
Tiga pemain utama di barisan depan ada Marcus Rashford yang bergerak dari sisi kiri dan Bruno Fernanes (kanan) dan Rasmus Hojlund di tengah.
Musim 2024/2025 menjadi bukti bahwa gaya menyerang Amorim berhasil. Dari sembilan laga awal, Sporting CP telah mencetak total 30 gol dengan Viktor Gyökeres sebagai mesin gol utama.
Artinya, rata-rata gol mereka mencapai 3,3 per pertandingan! Selama kepemimpinannya di Sporting CP, Amorim mencatatkan 502 gol dari 228 laga, angka yang menunjukkan efektivitas strategi menyerangnya.
Amorim juga ingin membawa asisten manajer Sporting Adelio Candido, asisten pelatih Carlos Fernandes, dan pelatih kiper Jorge Vital bersamanya ke Old Trafford.
Ia juga ingin mengontrak Ousmane Diomande dari Sporting yang bernilai 70 juta pounds.
Artikel Terkait
Perpisahan Enzo Fernandez dan Valentina Cervantes Diumbar di Instagram
AS Monaco Kelewat Mahal, Mbappe Akhirnya Beli SM Caen
Persija Bidik Dua Kemenangan di Pertandingan Liga 1 2024/2025 Bulan November
Rafael Struick Cetak Gol Debut, Brisbane Roar Gagal Kalahkan Sydney FC di A-League 2024
Kejuaraan Beregu Nasional China 2024: Pemain Bulu Tangkis Elite Negeri Tirai Bambu Alami Cedera Serius
Jude Bellingham Merasa Terpinggirkan di Real Madrid, Apa yang Terjadi?