Ia menyinggung kebijakan yang diterapkan oleh Xavi Hernandez, pelatih Barcelona saat itu, sebagai salah satu faktor utama yang memengaruhi performanya.
Baca Juga: Asian Schools Football Championship Digelar di Solo, Ini Pesan Wamenpora Taufik Hidayat
Menurutnya, Xavi sering menariknya keluar pada sekitar menit ke-60 pertandingan, terlepas dari seberapa baik ia bermain di lapangan.
"Saat Xavi masih menjadi pelatih, saya sudah tahu akan ditarik keluar sekitar menit ke-60," ujar Raphinha seperti dikutip dari Fabrizio Romano di platform X.
"Saya berusaha semaksimal mungkin untuk memberi kontribusi selama 60 menit itu. Tapi sering kali, apa pun yang saya lakukan, tetap tidak membawa hasil yang diharapkan."
Baca Juga: Elite Pro Championship 2024 yang Digagas Dewa United Banten Diikuti Klub-klub Lokal
Ia menambahkan, bahwa di beberapa kesempatan ketika ia tampil baik dan efektif, Xavi tetap menggantikannya.
Hal ini, menurutnya, menjadi pengalaman yang membingungkan dan membuatnya kehilangan ritme di lapangan.
Frustrasi Raphinha terhadap kebijakan tersebut membuatnya merasa tidak memiliki kebebasan untuk bermain maksimal.
Baca Juga: Gemilang! Megawati Hangestri Raih Gelar MVP dan Masuk 5 Besar Top Scorer Liga Voli Korea 2024-2025
Namun, situasi kini berbeda di bawah kepemimpinan pelatih anyar Hansi Flick. Pelatih asal Jerman tersebut telah berhasil memanfaatkan potensi Raphinha dengan lebih efektif.
Di bawah arahan Flick, Raphinha diberi kebebasan yang lebih luas di lapangan, meskipun ia secara resmi ditempatkan sebagai pemain sayap kiri.
Hal ini memungkinkan Raphinha untuk berperan sebagai pemain nomor 10 di Barcelona, memberinya ruang untuk bergerak lebih fleksibel dan berkreasi dalam serangan.
Baca Juga: Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League Bikin Madura United Optimis Hadapi Persija Jakarta
Pendekatan Flick yang berbeda ini membuat Raphinha bisa memaksimalkan kemampuannya dan tampil lebih konsisten.
Artikel Terkait
Klasemen Pembalap MotoGP: Bagnaia Pangkas Jarak dengan Martin, Siapa yang Bakal Jadi Juara Dunia?
Dikalahkan Persebaya, Pelatih PSIS Sampaikan Permohonan Maaf ke Suporter
Shin Tae-yong Andalkan Pemain Muda U-22 di ASEAN Cup 2024, Dapat Sorotan Media Malaysia
Timnas Futsal Indonesia Siap Berlaga di ASEAN Futsal Championship 2024, Ini Daftar Pemain Resminya
PSM Makassar Wajib Waspada, Persik Kediri Datang dengan Motivasi Tinggi Raih Kemenangan