SportlinkNews - Kemenangan Persebaya Surabaya di pekan ke-10 Liga 1 2024/2025 dari PSIS Semarang menjadi momentum penting bagi Persebaya untuk terus bersaing di papan atas kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Paul Munster pelatih Surabaya merasa yakin dengan kemampuan tim asuhannya bisa mencapai target yang diinginkan musim ini.
Seperti pada laga sebelumnya melawan PSIS, dia membeberkan kunci sukses Bajul Ijo dalam meraih kemenangan adalah kerja sama tim dan sikap positif.
Terbukti laga berakhir dengan skor tipis 0-1 ini, Persebaya berhasil mengantongi tiga poin penuh setelah tiga laga sebelumnya tanpa kemenangan.
Munster mengakui bahwa setiap pertandingan di Liga 1 ini penuh tantangan yang berujung ketat.
Pada babak kedua, saat tertinggal, PSIS ternyata tampil lebih agresif, memaksa Persebaya bertahan dan cerdik memanfaatkan celah yang ditinggalkan lawan.
Baca Juga: Presiden FIFA Puji Kontribusi Hyundai Motor Group pada Sepak Bola Dunia
Menurut Munster, PSIS berusaha mencetak gol, dan dia harus menyesuaikan strategi yang harus dijalankan pemainnya.
"Kami tetap pada pola permainan babak pertama, namun harus menambah elemen teknis untuk bertahan dan memanfaatkan peluang mencetak gol,” pungkasnya.
Paul Munster mengatakan setiap pertandingan yang dijalani di Liga 1 bukanlah hal yang mudah. Setiap laga pasti ada kesulitannya.
Baca Juga: Ratu Tisha: Ambisi PSSI Wasit Indonesia Bisa Pimpin Pertandingan Piala Dunia pada 2030
Menurutnya, tidak ada pertandingan yang mudah, sehingga timnya harus selalu solid dan siap menghadapi setiap tantangan.
“Liga 1 sangat sulit, tidak ada pertandingan yang mudah. Kami berjuang sebagai tim secara kolektif hingga akhir pertandingan dan berhasil mengendalikan permainan dengan baik,” ujarnya.
Artikel Terkait
Elite Pro Championship 2024 yang Digagas Dewa United Banten Diikuti Klub-klub Lokal
Asian Schools Football Championship Digelar di Solo, Ini Pesan Wamenpora Taufik Hidayat
Gila, Nonton Pertarungan Mike Tyson Vs Jake Paul Harganya Rp 30,7 Miliar
Napoli Dipermalukan Atalanta, Conte Akui Lawannya Lebih Kuat