Prestasi Gyokeres semakin mengesankan mengingat ia baru bergabung dengan Sporting CP pada awal musim sebelumnya dari Coventry City, klub kasta kedua Liga Inggris.
Baca Juga: Preview Liga Champions: Inzaghi Ingatkan Arsenal Adalah Tim yang Kuat di Eropa
Tidak datang dari klub besar, Gyokeres justru berkembang pesat dan langsung menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Pada musim pertamanya bersama Sporting CP, penyerang berusia 26 tahun ini mencetak 43 gol dan 15 assist dalam 50 pertandingan di berbagai kompetisi, sebuah pencapaian yang luar biasa bagi pemain yang sebelumnya bermain di liga kasta bawah.
Memasuki musim kedua, performa Gyokeres tak mengalami penurunan.
Baca Juga: Preview Liga Champions: Aston Villa Akui Bakal Mendapat Kesulitan Melawan Club Brugge di Kandangnya
Hingga saat ini, ia telah menyumbangkan 23 gol di berbagai kompetisi, meski musim 2024-2025 baru berjalan setengahnya.
Total, Gyokeres telah berkontribusi dalam 27 gol dan assist dari 16 pertandingan bersama Sporting CP, menjadikannya pemain yang sangat produktif.
Sejak kedatangannya, Gyokeres telah mencatatkan rekor mengesankan dengan torehan 66 gol dan 19 assist dari 67 penampilannya di semua kompetisi bersama Sporting CP.
Baca Juga: Pacar model Mick Schumacher Pamer Cincin di Jari, Penggemar Kecewa Berat
Angka ini membuktikan bahwa Gyokeres bukan hanya sekadar pemain baru di klub besar, tetapi juga pemain yang memiliki potensi untuk bersaing dengan para penyerang terbaik di Eropa.
Sebagai “monster” yang dibentuk oleh Ruben Amorim, Gyokeres menjadi simbol kebangkitan Sporting CP di Liga Champions musim ini.
Kontribusinya bukan hanya penting bagi klub, tetapi juga menunjukkan bahwa ia bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan di kompetisi bergengsi ini.
Dengan performa yang semakin gemilang, Gyokeres tampaknya akan terus menjadi andalan Sporting CP.
Para penggemar sepak bola, khususnya penggemar Sporting CP, tentu berharap agar Gyokeres dapat menjaga konsistensinya dan membawa timnya melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini.***
Artikel Terkait
Inter Vs Arsenal: Tiga Pertarungan Penting yang Patut Disimak di San Siro
Sporting Lisbon 4 Man City 1: Ruben Amorim Tampilkan Taktik Kelas Master
Bocor, Gender Petinju Imane Khelif adalah Pria Biologis, Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Dicabut
Madrid Telan 2 Kekalahan Beruntun di Kandang, Ancelotti Mulai Gamang
Liverpool 4 Bayer Leverkusen 0: Xabi Alonso Pulang dengan Tangan Hampa, Luis Diaz Cetak 3 Gol