Striker asal Swedia ini dikenal sebagai "monster ciptaan Amorim" karena penampilannya yang impresif di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut.
Baca Juga: Preview Liga Champions: Inzaghi Ingatkan Arsenal Adalah Tim yang Kuat di Eropa
Gyokeres mengaku bahwa banyak pelajaran yang ia dapatkan dari Amorim sejak bergabung dengan Sporting CP dan merasa kemampuan dirinya berkembang pesat di bawah bimbingannya.
Gyokeres menuturkan bahwa Amorim adalah sosok pelatih yang tidak hanya membawanya ke klub besar seperti Sporting CP, tetapi juga memberikan kepercayaan besar dan banyak kesempatan baginya untuk terus berkembang.
Dalam wawancara yang dikutip dari situs resmi UEFA, Gyokeres mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Amorim dan mendoakan yang terbaik untuk karier pelatihnya di masa depan.
Baca Juga: Preview Liga Champions: Aston Villa Akui Bakal Mendapat Kesulitan Melawan Club Brugge di Kandangnya
"Dia mengajari saya banyak hal. Dia membawa saya ke sini, sangat percaya pada saya, dan memberikan banyak kesempatan untuk terus berkembang," ujar Gyokeres dengan penuh penghargaan.
"Dia pantas mendapatkan semua pujian yang diberikan kepadanya. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," tambahnya.
Gyokeres sendiri bergabung dengan Sporting CP pada musim panas 2023, direkrut langsung oleh Amorim dari Coventry City.
Baca Juga: Pacar model Mick Schumacher Pamer Cincin di Jari, Penggemar Kecewa Berat
Di bawah arahan Amorim, Gyokeres telah mencatatkan prestasi yang mengesankan di lini depan dengan torehan 66 gol dan 23 assist dalam 67 pertandingan di berbagai kompetisi.
Pencapaian ini membuktikan bahwa Gyokeres bukan hanya aset berharga bagi Sporting CP, tetapi juga hasil dari tangan dingin Amorim sebagai pelatih.
Kehadiran Amorim di Manchester United diharapkan dapat membawa angin segar dan perubahan positif bagi tim yang tengah berjuang memperbaiki performa di liga domestik dan Eropa.
Baca Juga: Liverpool 4 Bayer Leverkusen 0: Xabi Alonso Pulang dengan Tangan Hampa, Luis Diaz Cetak 3 Gol
Para penggemar Manchester United menantikan kiprah Amorim dalam memperbaiki skuad dan menghadirkan kesuksesan baru bagi klub.
Artikel Terkait
Inter Vs Arsenal: Tiga Pertarungan Penting yang Patut Disimak di San Siro
LOSC Lille 1-1 Juventus: Penyesalan Dusan Vlahovic
Sporting Lisbon 4 Man City 1: Ruben Amorim Tampilkan Taktik Kelas Master
Bocor, Gender Petinju Imane Khelif adalah Pria Biologis, Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Dicabut
Madrid Telan 2 Kekalahan Beruntun di Kandang, Ancelotti Mulai Gamang