“Kehadiran Azzurri di area tempat tragedi Heysel terjadi merupakan tanda penghormatan yang besar dan menjadi saksi atas peristiwa hari itu,” kata Presiden FIGC Gravina.
“Memori mendefinisikan kita sebagai individu dan sebagai sebuah gerakan. Rasa sakit dari tragedi itu tidak dapat dan tidak boleh dilupakan, bagi para korban, bagi anggota keluarga mereka dan bagi seluruh sepak bola Eropa, untuk memastikan hal itu tidak akan pernah terjadi lagi.”
Perwakilan dari Pemerintah Belgia dan federasi sepak bola juga meletakkan bunga.
Artikel Terkait
InJourney Aviation Services (IAS) Siap Sukseskan Event Aquabike Jetski World Championship 2024
Crystal Palace Berduka atas Wafatnya Sang Kapten Peter Wall
Jake Paul Vs Mike Tyson: Ini Bukan Laga Biasa
Erick Thohir dan Putra Mahkota Johor Sepakat Sepak Bola ASEAN Harus Naik Kelas
Ranieri Disambut Pendukung Roma, Pasukan Berkuda Sudah Ada