Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari sejumlah pihak, termasuk pengamat sepak bola Malaysia, Datuk Dr. Pekan Ramli.
Baca Juga: Nike Rilis Ulang Kaus Portugal Tahun 2004
"Jika di FIFA Matchday saja JDT sudah menarik pemain, bagaimana dengan turnamen di luar kalender FIFA seperti ASEAN Cup?" katanya, dilansir dari Berita Harian.
Ia juga menyarankan pelatih Pau Vicente untuk bijak dalam menyusun strategi tanpa pemain-pemain utama JDT.
Setelah menghadapi Shandong Taishan, JDT dijadwalkan menjalani serangkaian pertandingan penting hingga akhir tahun.
Baca Juga: Menpora Dito dan KONI Pusat Apresiasi Triwatty Melakukan Transformasi Pordasi
Mereka akan melawan KL Rovers di Piala Malaysia, Buriram United pada 3 Desember, dan Pahang di lanjutan liga domestik pada 17 Desember.
Menariknya, situasi berbeda terjadi dengan pemain asing JDT, Jordi Amat, yang merupakan bek tim nasional Indonesia.
Ia sudah memastikan tidak akan bergabung dengan skuad Garuda untuk ASEAN Cup 2024.
Baca Juga: Indonesia vs Arab Saudi: Adu Strategi Shin Tae-yong vs Herve Renard, Siapa yang Bakal Menang di GBK?
"Saya bermain di AFF 2021, tapi untuk tahun ini saya tidak ikut karena klub kami fokus di liga dan AFC Champions League," ujar Jordi.
Pernyataan ini mempertegas komitmen JDT untuk fokus pada kompetisi internasional dan domestik yang mereka jalani.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi timnas Malaysia, yang membutuhkan skuad terbaik untuk bersaing di ASEAN Cup 2024.
Baca Juga: Patung Harry Kane yang Jelek Dicap sebagai Mimpi Buruk
Dengan absennya pemain-pemain dari JDT, Pau Vicente harus mencari alternatif strategi untuk menjaga performa tim di turnamen regional tersebut.***
Artikel Terkait
Spanyol Akhiri Nations League dengan Drama Lima Gol
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi, Erick Thohir Berharap Duplikasi Tiket Turun Lagi
China Trauma Dibius Jepang 7-0, Bahkan Jika 10 Orang Bertahan Tetap Kalah
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia vs Arab Saudi
Mengulik Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Kemenangan Pertama Harga Mati