Kinerja Ashworth menjadi sorotan tajam dari Ratcliffe, yang merasa hasil rekrutan musim panas 2024 tidak memberikan dampak signifikan bagi tim.
Baca Juga: Kekalahan Beruntun Manchester United, Ruben Amorim Ungkap Rencana Perbaikan
Ketegangan antara keduanya meningkat seiring dengan rentetan hasil buruk yang diraih Manchester United, hingga akhirnya Ratcliffe mengambil langkah tegas untuk memberhentikan Ashworth.
Ratcliffe, seorang pengusaha kaya asal Inggris, menyampaikan alasannya di balik keputusan tersebut.
Ia menekankan pentingnya perekrutan pemain berkualitas tinggi untuk membangun kembali kekuatan Manchester United.
Baca Juga: Absennya Nguyen Xuan Son di ASEAN Cup 2024, Keuntungan untuk Timnas Indonesia?
“Manchester United harus memiliki perekrutan terbaik di dunia. Anda tidak bisa hanya menjentikkan tombol untuk memilah rekrutmen. Ini semua tentang menemukan orang yang tepat,” ujar Ratcliffe.
Hingga saat ini, Manchester United belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Ashworth sebagai Direktur Olahraga.
Situasi ini menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi klub, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Baca Juga: Lepas dari Haas, Kevin Magnussen Bergabung sebagai Pembalap Pabrikan BMW untuk WEC 2025
Kisruh internal ini memperlihatkan betapa sulitnya Manchester United untuk bangkit di tengah tekanan besar dari para penggemar dan ekspektasi tinggi sebagai salah satu klub terbesar di dunia.
Apakah langkah ini akan membawa perubahan positif, atau justru semakin memperburuk keadaan? Hanya waktu yang akan menjawab.***
Artikel Terkait
Manchester City Gagal Menang di Markas Crystal Palace, Erling Haaland dkk. Dipaksa Pulang Naik Bus
Kejuaraan Terbuka Quang Ninh Vietnam: Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 8 Emas
Kalender MotoGP 2025, Grand Prix Thailand Jadi Balapan Pembuka Awal Musim
Indra Sjafri Lulus dari Program Bergengsi FIFA Technical Leadership Diploma
Max Verstappen Bakal Jadi Seorang Ayah, Luncurkan Koleksi Pakaian Bayi