Sportlinknews - Simone Inzaghi mengakui Inter bisa lebih berani dan tidak bermain maksimal dalam kekalahan terakhir mereka dari Bayer Leverkusen.
"Ini Liga Champions, yang dibutuhkan hanyalah momen," tandas Inzahi.
Inter menderita kekalahan pertama di musim Liga Champions. Nordi Mukiele memanfaatkan tendangan sudut di akhir pertandingan bagi Bayer Leverkusen 1-0, Rabu (11/12) dini hari.
Nerazzurri belum kebobolan satu gol pun dalam lima pertandingan Liga Champions mereka sejauh musim ini dan tampak berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan clean sheet keenam berturut-turut di Leverkusen.
Baca Juga: Leverkusen Vs Inter: Inzaghi Jelaskan Kebutuhan Pooin untuk Lolos Knock-Out Liga Champions
Namun, pada menit terakhir mereka dikalahkan oleh penyelesaian Nordi Mukiele yang kacau ketika tendangan sudut tidak ditepis dengan efektif, yang mengakibatkan kekalahan pertama mereka.
“Jelas, itu bukan salah satu permainan terbaik kami, itu jelas,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.
“Kami menghadapi lawan yang tangguh, mereka membentur mistar gawang pada 15 menit pertama dan kemudian menguasai permainan. Mungkin mereka terlalu banyak mengendalikannya dan kami seharusnya bisa sedikit lebih berani.”
Baca Juga: Atalanta 2-3 Real Madrid: La Dea yang Malang Tunduk pada Ancelotti
Inzaghi dipuji atas rotasi skuadnya sejauh musim ini. Tapi apakah meninggalkan pemain seperti Lautaro Martinez, Federico Dimarco, Nicolò Barella, dan Henrikh Mkhitaryan di bangku cadangan menandakan kurangnya ambisi di BayArena?
“Kami kekurangan kualitas di sepertiga akhir, yang biasanya menjadi salah satu poin kuat kami. Mengecewakan kalah seperti itu, karena kami kehilangan rekor tak terkalahkan, tetapi itu tidak merusak apa yang telah kami lakukan dalam empat bulan terakhir.
“Kami mungkin masih akan berada di delapan besar setelah hasil besok, kemudian takdir kami ada di tangan kami dengan dua pertandingan tersisa. Penyesalan yang sebenarnya adalah kami kebobolan dengan cara itu.
Baca Juga: Barcelona Hadapi Krisis Winger Kiri, Siap Gaet Pemain Muda Gratisan
“Saya setuju bahwa kami tidak berbuat cukup banyak, meskipun kami juga tidak mengambil banyak risiko dalam pertahanan. Ketika kami mulai menggerakkan bola di babak pertama, kami merasa mereka kesulitan saat kami menguasai bola. Kami tidak menunjukkan kualitas yang biasa malam ini,” Inzaghi mengakui.
Artikel Terkait
Alexis Mac Allister Desak Liverpool Perpanjang Kontrak Mohamed Salah
Kylian Mbappe: Ambisi Liga Champions Bersama Real Madrid dan Bayangan PSG
Jadwal Lengkap Kompetisi Liga 1 2024/2025 Pekan ke-14, PSIS Kembali ke Stadion Jatidiri
IMI Award Berikan Apresiasi kepada 399 Insan Motorsport Indonesia
Hasil Liga 1: Duel Sengit Persija vs Borneo FC Berakhir Sama Kuat