"Jadi, deadline-nya terlalu mepet,” jelas Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Baca Juga: Marco Baroni: Lazio Agresif dan Berambisi saat Melawan Ajax
Meski demikian, Arya menegaskan bahwa situasi ini bukan karena kurangnya dukungan dari DPR RI.
Selama ini, DPR dinilai selalu mendukung proses naturalisasi pemain PSSI.
Namun, jadwal yang bertepatan dengan masa reses membuat PSSI harus menerima kenyataan bahwa proses ini sulit dipercepat.
Baca Juga: Bali Gelar Sepak Bola Pantai
“Kami memahami bahwa jadwal DPR sudah ditetapkan sejak awal. Jadi, situasi ini bukan kesalahan DPR, melainkan lebih pada keterbatasan waktu yang ada,” ujar Arya.
Meski peluang Tim Geypens dan Dion Markx untuk tampil di Piala Asia U-20 2025 terlihat kecil, PSSI menegaskan bahwa proses naturalisasi keduanya tetap dilanjutkan.
Arya menjelaskan bahwa Geypens dan Markx tidak hanya diproyeksikan untuk turnamen ini, tetapi juga untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kompetisi mendatang.
Baca Juga: Klasemen Liga Europa: Lazio Masih Memimpin, Roma Bangkit
“Proses naturalisasi tetap berjalan. Kami tidak hanya mengejar Piala Asia U-20 2025."
"Mereka juga bisa dipersiapkan untuk Piala Asia U-23, SEA Games, atau ajang lain,” tambah Arya.
PSSI optimistis bahwa meskipun Geypens dan Markx terancam absen di Piala Asia U-20 2025, keduanya akan memberikan kontribusi signifikan dalam jangka panjang.
Timnas Indonesia membutuhkan pemain-pemain berbakat untuk bersaing di level internasional, dan Geypens serta Markx diharapkan menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
Dengan jadwal yang ketat dan tantangan administratif yang ada, PSSI tetap berkomitmen untuk memaksimalkan setiap peluang demi kemajuan sepak bola Indonesia.***
Artikel Terkait
Liga Konferensi | Fiorentina 7-0 LASK: Viola di Surga Ketujuh
Dedikasi Khusus Pedro untuk Gol Fantastis Lazio
Pellegrini Akan Bertahan Jika Itu yang Terbaik untuk Roma
Turis Spurs yang Hilang Dirampok oleh Rangers yang Bangkit Kembali
Ronaldo Menambah Koleksi BMW Mewah Menakjubkan