“Jika pemain tidak terlalu lelah, performa mereka akan meningkat, dan ini akan berdampak positif pada level kompetisi AFF,” tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Baca Juga: Rasmus Hojlund Bantah Tiru Anthony Martial saat Cetak Gol ke Gawang Viktoria Plzen
Selain itu, Shin menyoroti ketidakadilan dalam jadwal pertandingan.
Timnas Indonesia harus bermain tiga kali dalam sepekan, sedangkan Vietnam hanya bermain dua kali dalam periode yang sama.
“Vietnam memiliki waktu istirahat lebih panjang dan bermain di kandang, itu jelas sebuah keuntungan besar bagi mereka,” ujar Shin.
Baca Juga: Pep Guardiola Keluhkan Kondisi Manchester City Tanpa 3 Pilar Utama
Kondisi ini dinilai tidak seimbang, terlebih Indonesia harus menjalani perjalanan panjang bolak-balik antarnegara.
Situasi tersebut menambah tekanan fisik dan mental pada pemain.
Selain menyampaikan kritiknya, Shin Tae-yong juga memanfaatkan ASEAN Cup 2024 untuk memberi pengalaman kepada pemain muda.
Baca Juga: Bruno Fernandes Tegaskan Fokus Manchester United di Derbi Manchester, Abaikan Krisis Manchester City
Hal ini sejalan dengan visinya untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan dimulai tahun depan.
“Kami membawa banyak pemain muda dalam turnamen ini."
"Meski begitu, mereka tetap menunjukkan semangat besar, dan ini akan jadi pengalaman berharga untuk mereka ke depannya,” ungkap Shin.
Baca Juga: Jordy Wehrmann Siap Perkuat Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Dimulai
Ia juga menyebutkan bahwa skuad yang diturunkan saat ini bukan tim senior penuh.
Artikel Terkait
Adidas dan Real Madrid Luncurkan Koleksi VRCT Baru, Padukan Estetika Kampus dan Sepak Bola
Meski Menang dari Malut United, Ini Catatan yang Harus Segera Dibenahi Persib
Jadwal Lengkap Liga 1 2024/2025 Pekan ke-15, Persaingan Klub Papan Atas Makin Ketat
Klasemen Sementara Liga 1 2024/2025 Pekan ke-14, Persebaya Masih Memimpin
Hattrick Marios Ogkmpoe Bawa Persita Naik Peringkat Klasemen Liga 1 2024/2025