Terlebih lagi, Indonesia harus bermain tanpa kemenangan di kandang sendiri, bahkan hanya mampu meraih hasil imbang melawan Laos yang semakin memperburuk peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya.
Baca Juga: Sukses Kesederhanaan untuk Nike SB Leo Baker Navy Gum
“Penantian Indonesia untuk memenangkan Kejuaraan ASEAN perdana terus berlanjut."
"Catatan ini semakin menyakitkan mengingat mereka sudah enam kali hanya menjadi runner-up,” tulis ESPN.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan ini.
Baca Juga: Pacar Doyan Belanja di Tokoh Mewah, Erling Haaland Tekor
Meskipun dengan strategi menurunkan banyak pemain muda yang bertalenta, Shin tetap mengusung target lolos ke semifinal.
Namun, kekurangan pengalaman dan ketidakdisiplinan di lapangan, ditambah dengan kartu merah yang diterima oleh dua pemain lebih berpengalaman, membuat misi tersebut gagal tercapai.
Sebagai pelatih, Shin Tae-yong telah sukses mempersiapkan Timnas Indonesia untuk masa depan dengan mengembangkan para pemain muda yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung timnas dalam beberapa tahun mendatang.
Meskipun hasil di ASEAN Cup kali ini mengecewakan, Shin tetap optimis dengan talenta yang dimiliki para pemainnya.
Menurutnya, memenangkan turnamen internasional utama di Asia Tenggara bukanlah target utama, tetapi membangun tim untuk masa depan yang lebih baik adalah fokus utama.
Namun, kekalahan ini tetap meninggalkan rasa frustrasi, terutama karena pengalaman dan kedisiplinan menjadi faktor yang kurang dimiliki oleh sebagian pemain Indonesia, meskipun ada potensi besar untuk berkembang di masa depan.***
Artikel Terkait
Tyson Fury Ungkap Keputusan Pensiun setelah Kalah Telak dari Usyk
Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3, Langi-langit Old Trafford Menangis
Kyle Walker dan Mantan Istri Annie Kilner Sepakat Gencatan Senjata Natal
Terungkap Alasan Arsenal Pecat Unai Emery
Mengapa Lemak Otot Sangat Penting Bagi Seorang Atlet?