SportlinkNews - Sporting CP tengah berada dalam kondisi sulit usai kepergian pelatih andalan mereka, Ruben Amorim, yang memilih bergabung dengan Manchester United pada pertengahan musim 2024-2025.
Amorim ditunjuk menggantikan Erik ten Hag yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi manajemen Setan Merah.
Kehadiran Amorim di Old Trafford disambut dengan optimisme tinggi oleh para penggemar Manchester United.
Baca Juga: Sambut Natal LaLiga Berkolaborasi dengan Dapur Umum di Seluruh Spanyol
Pelatih asal Portugal itu diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan era Ten Hag.
Namun, keberhasilan Manchester United mendatangkan Amorim justru menjadi pukulan telak bagi Sporting CP.
Klub asal ibu kota Portugal tersebut mengalami penurunan performa drastis setelah ditinggalkan pelatih berusia 39 tahun itu.
Untuk mengisi kekosongan posisi pelatih, Sporting CP menunjuk Joao Pereira, mantan pelatih tim muda mereka, pada 11 November 2024.
Pereira yang masih berusia 40 tahun diberi kepercayaan besar untuk melanjutkan warisan Amorim.
Sayangnya, kepercayaan itu tidak berlangsung lama.
Baca Juga: Liverpool FC dan Studio A24 akan Produksi Serial Drama Bill Shankly Manajer Legendaris The Reds
Hanya berselang 1,5 bulan sejak ditunjuk, Sporting CP mengambil keputusan tegas untuk memecat Pereira.
Keputusan ini telah dikonfirmasi oleh media Portugal, Record, serta jurnalis kenamaan Fabrizio Romano.
Artikel Terkait
Bintang Inter Bergabung dengan Penyerang Atalanta dalam 10 Besar Sepatu Emas Eropa
Di Balik Perjalanan Natal Ronaldo dan Georgina Rodriguez ke Lapland dengan Mobil Salju dan Rusa Kutub
Ronaldo Menukar Rumah Mewah dengan Hotel Pencakar Langit
Real Madrid Datangkan Xavi, Ancelotti Masuk Daftar Dua Calon Raksasa Serie A
4 Pemain Ini Dilarang Tampil di Boxing Day