Keputusan itu dinilai Reo-Coker sebagai langkah yang dapat merusak rasa hormat Zirkzee kepada pelatihnya.
Baca Juga: FPTI Gelar Seleksi Nasional Pelatnas Utama Panjat Tebing 2025
"Sebagai pemain, momen seperti ini bisa menghancurkan kepercayaan. Zirkzee mungkin tetap menyapa Amorim setiap pagi, tetapi rasa hormat itu tidak lagi ada di hatinya," ujar Reo-Coker, seperti dikutip dari Sportbible.
Reo-Coker juga menyebut bahwa Amorim perlu memperbaiki hubungan tersebut, karena Zirkzee mungkin akan menjadi bagian penting dalam tim di masa mendatang.
Joshua Zirkzee bukan satu-satunya pemain yang terlibat konflik dengan Ruben Amorim.
Baca Juga: Liga Primer Bantu Renovasi Lapangan Raynes Park Vale FC
Sebelumnya, Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho juga dikabarkan berselisih dengan mantan pelatih Sporting CP itu.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Rashford dan Garnacho sudah mulai memperbaiki hubungan mereka dengan Amorim.
Meski demikian, situasi ini mencerminkan ketegangan yang masih menghantui ruang ganti United.
Manchester United menghadapi tantangan besar untuk keluar dari keterpurukan.
Selain perbaikan performa di lapangan, Ruben Amorim juga perlu menangani konflik internal yang bisa memengaruhi keharmonisan tim.
Dengan ancaman degradasi yang nyata, Setan Merah harus segera menemukan solusi agar musim ini tidak berakhir menjadi bencana besar.
Baca Juga: Penampakan Pertama Nigel Sylvester x Air Jordan 4 SP Firewood Orange
Tugas berat kini berada di pundak Ruben Amorim untuk membalikkan keadaan dan mengembalikan kepercayaan pemain serta pendukung mereka.***
Artikel Terkait
Pemain Sensasi Barcelona Lamine Yamal Akan Melangkah Maju dalam Pemulihan Cedera
Thuram, Vlahovic, Lookman: Pencetak Gol Terbanyak Serie A Tahun 2024
Bukayo Saka Tak Tergantikan, tapi Bocah 17 Tahun, Memberi Arsenal Harapan
Red Sparks Ancaman Serius Pink Spiders dan Hyundai Hillstate
Arsenal Pangkas Jarak dengan Liverpool, Arteta: Itu Menjadi Tantangan yang Berat