Kesepakatan dengan Adidas, yang berlaku selama 10 tahun sejak 2023 hingga 2033, memiliki nilai mencapai 900 juta euro atau sekitar Rp15,1 triliun.
Baca Juga: Menang di Mestalla, Real Madrid Jadi Tim Pertama yang Meraih 5.000 Poin
Namun, kontrak tersebut memiliki klausul yang memungkinkan pemutusan jika Setan Merah gagal mempertahankan status di Liga Premier.
Laporan Sky Sports menyebutkan bahwa Adidas tidak akan memproduksi jersei Manchester United untuk musim depan jika mereka turun ke kasta kedua.
Kehilangan sponsor sebesar itu tentu akan menjadi pukulan telak bagi klub yang dikenal sebagai salah satu penghasil pendapatan terbesar di dunia sepak bola.
Baca Juga: Gagal Penalti, Jude Bellingham Justru Jadi Penyelamat Real Madrid
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menyadari betapa seriusnya situasi yang dihadapi oleh timnya.
Amorim secara terbuka mengakui bahwa mereka sedang berjuang untuk menghindari degradasi.
“Saya pikir kemungkinan itu ada,” ujar Amorim.
Baca Juga: Luka Modric Cetak Gol Bersejarah di Mestalla, Bikin Real Madrid Pimpin Klasemen LaLiga
Ia juga meminta para penggemar untuk tetap memberikan dukungan penuh kepada tim di tengah masa sulit ini.
“Kami harus bersikap jujur kepada para penggemar. Jadi, kami harus mengubah sesuatu."
"Musim ini sangat sulit bagi semua pihak, tetapi kami percaya ini bisa membuat kami lebih kuat. Kami harus berjuang,” tegas eks pelatih Sporting CP tersebut.
Baca Juga: Real Madrid Hajar Valencia, Vini Jr Diusir Wasit
Dengan setengah musim tersisa, Manchester United harus bekerja keras untuk keluar dari bayang-bayang degradasi.
Artikel Terkait
Debut Manis Sergio Conceicao Bawa AC Milan Masuk Final Supercoppa Italiana
Thiago Motta: Juventus Kehilangan Karakter, Tidak Bereaksi Terhadap Insiden Negatif Milan
Derby della Madonnina Tersaji di Kingdom Arena, Duel Rossoneri vs Nerazzurri di Supercoppa Italiana
Mohamed Salah: Gelar Liga Menjadi Prioritas di Musim Terakhir Saya
Amorim Pastikan Manchester United Perpanjang Kontrak Harry Maguire dan Amad Diallo