Ia mengungkapkan bahwa dirinya mendapat izin dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perjalanan ini.
Baca Juga: Awas Hati-hati, Durasi Tidur dan Kesehatan Berhubungan dengan Risiko Kematian
“Saya pergi ke Eropa dari tanggal 25 hingga 30 Desember 2024."
"Setibanya di sana pada pagi hari Natal, saya langsung meminta ketiga kandidat pelatih datang untuk wawancara,” jelasnya.
Menurut Erick, wawancara tatap muka dianggap penting untuk membangun chemistry dengan calon pelatih.
Baca Juga: Balotelli Kembali Bernyanyi Tak Dimainkan saat Genoa Ditahan Lecce
"Proses ini tidak bisa dilakukan lewat video call. Saya ingin menguji keseriusan dan komitmen mereka terhadap timnas Indonesia," tambahnya.
Namun, dari tiga kandidat yang diundang, hanya satu pelatih yang hadir pada hari Natal.
"Ini menjadi poin plus untuk kandidat tersebut karena dia menunjukkan komitmen dengan menghadiri wawancara langsung," kata Erick, tanpa mengungkapkan identitas pelatih tersebut.
Baca Juga: Air Mata Penggemar Manchester United Mengalir, Memuji Bruno Fernandes setelah Pengakuan Jujur
Nama Patrick Kluivert muncul sebagai kandidat paling potensial, berdasarkan spekulasi yang berkembang di media sosial.
Kluivert, yang memiliki pengalaman sebagai pemain di klub besar Eropa seperti Barcelona dan Ajax Amsterdam, dianggap mampu membawa visi baru untuk timnas Indonesia.
Meskipun belum ada pengumuman resmi, kehadiran Kluivert atau kandidat lainnya diharapkan dapat memberikan angin segar bagi prestasi sepak bola Indonesia di masa mendatang.
Baca Juga: Kylian Mbappe Ingin Akhiri Musim Debut di Real Madrid dengan Trofi
Proses ini juga menjadi langkah nyata dari PSSI untuk membawa perubahan signifikan demi memajukan kualitas timnas.
Artikel Terkait
Borong 2 Gelar Bergengsi, Pemain Naturalisasi Vietnam Patah 2 Tulang Kaki
Statistik dan Fakta Menarik Liverpool 2-2 Manchester United: Menit Ke-558 Akhiri Paceklik Setan Merah di Anfield
Klasemen Serie A Pekan 19: Conte dan Napoli Menikmati Jeda Supercoppa
Roma 2-0 Lazio: Pellegrini Menginspirasi Kemenangan Tim yang Tidak Diunggulkan
Steven Gerrard Menjadi Kakek di Usia 44 Tahun, Putri Pertamanya Hamil