Jebolan akademi Manchester City itu menunjukkan performa impresif musim ini. Dalam 22 laga di berbagai kompetisi, Palmer telah mencetak 13 gol dan 6 assist.
Baca Juga: PSSI Resmi Pecat Shin Tae-yong, Langsung Viral di Media Sosial
Paul Merson menilai Palmer sebagai pemain yang memiliki kemampuan mengubah permainan Chelsea.
"Dia adalah katalisator yang membuat Chelsea lebih baik. Saya pikir dia telah membawa tim ini ke ambang harapan untuk masuk ke Liga Champions," ucap Merson.
Merson juga menambahkan bahwa konsistensi Palmer selama 90 menit permainan adalah nilai lebih yang membedakannya dari Salah.
Baca Juga: Awas Hati-hati, Durasi Tidur dan Kesehatan Berhubungan dengan Risiko Kematian
"Palmer lebih terlibat dalam permainan, sedangkan Salah terkadang hanya mencetak gol tanpa banyak kontribusi lainnya," tambahnya.
Menurut Merson, Palmer bukan hanya sekadar pemain muda berbakat, tetapi juga sosok yang mampu menjadi motor permainan Chelsea.
"Anak ini telah membawa Chelsea ke level yang berbeda. Dia adalah pemain yang spesial," pujinya.
Baca Juga: Balotelli Kembali Bernyanyi Tak Dimainkan saat Genoa Ditahan Lecce
Selain itu, Palmer kini bersaing dalam daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris, berada di peringkat ketiga sebagai pemain tersubur musim ini.
Meski pernyataan Paul Merson menuai kontroversi, tidak dapat disangkal bahwa Cole Palmer telah menjadi salah satu pemain paling menjanjikan di Liga Inggris.
Di sisi lain, Mohamed Salah tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia, terutama berkat konsistensinya selama bertahun-tahun di Liverpool.
Namun, apakah Palmer mampu mempertahankan performa impresifnya dan menyaingi Salah sebagai salah satu bintang Liga Inggris?
Pertanyaan ini tentu menarik untuk dijawab seiring berjalannya musim.***
Artikel Terkait
Klasemen Serie A Pekan 19: Conte dan Napoli Menikmati Jeda Supercoppa
Roma 2-0 Lazio: Pellegrini Menginspirasi Kemenangan Tim yang Tidak Diunggulkan
Steven Gerrard Menjadi Kakek di Usia 44 Tahun, Putri Pertamanya Hamil
Kylian Mbappe Ingin Akhiri Musim Debut di Real Madrid dengan Trofi
Air Mata Penggemar Manchester United Mengalir, Memuji Bruno Fernandes setelah Pengakuan Jujur