SportlinkNews - Satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, tidak bisa bertahan lama bermain di Malaysia Open 2025.
Pada babak 16 besar Ginting harus mengakui ketangguhan lawannya dari Thailand Kunlavut Vitidsarn.
Bertanding di Stadium Axiata Arena Kuala Lumpur, Kamis (9/1), Ginting harus menyerah dalam dua set langsung 7-21, 10-21.
Baca Juga: Mallorca Tantang Real Madrid di Semifinal Piala Super Spanyol
Ginting mengakui dirinya tidak bisa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal pada babak 16 besar ini.
"Saya tidak bisa mengeluarkan kemampuan saya dengan baik hari ini dari awal sampai akhir," buka Ginting usai pertandingan.
Menurutnya, Kunlavut juga bukan pemain yang bisa dengan mudah membuang poin. "Dia juga bermain sangat baik," kata Ginting.
Baca Juga: Carlo Ancelotti: Mallorca Menyebabkan Masalah Bagi Real Madrid
Ginting menjelaskan dirinya memang belum bisa tampil maksimal usai pulih dari cederanya.
"Ini turnamen pertama saya setelah dua bulan, kembali dari masa pemulihan cedera memang feel dan touch-nya belum maksimal."
"Setelah ini pasti diskusi dengan pelatih bagaimana evaluasi dan persiapan ke turnamen di depan."
Baca Juga: Gunakan Sistem Home and Away, Ini Lokasi Home Arena 14 Kontestan IBL GoPay 2025
Tentang lawannya Ginting mengakui Kunlavut memiliki kemampuan yang lebih baik dari lawan yang dihadapi Ginting sehari sebelumnya.
"Cukup berbeda dengan pertandingan kemarin, dari secara permainan dan kualitas Kunlavut lebih di atas daripada lawan saya kemarin."
Artikel Terkait
Komentar Ginting Usai Pertandingan, Tidak Mudah Dapat Satu Poin dari Popov
Hadapi Dua Turnamen Besar di Januari 2025 PP PBSI Panggil 71 Atlet Pelatnas Tahap Pertama
Pesan Tegas Wamenpora Taufik Hidayat kepada Atlet Pelatnas PBSI Cipayung
Langkah Awal Ginting Taklukkan Pebulu Tangkis China Taipei di Malaysia Open 2025