SportlinkNews - Malut United FC terus memperkuat skuadnya dengan mendatangkan pemain baru di bursa transfer paruh musim Liga 1 2024/2025.
Laskar Kie Raha ini menghadirkan Jesus Maria Meneses Sabater atau yang akrab disapa Chechu Meneses untuk memperkuat Malut United FC di putaran kedua Liga 1.
"Saya senang berada di keluarga baru ini. Malut United adalah tim yang bagus. Saya akan bekerja keras dan membantu tim meraih lebih banyak kemenangan," ujar pemain asal Spanyol itu.
Baca Juga: Persis Boyong Asisten Pelatih Mantan Pemandu Bakat FC Barcelona
Dengan semangat dan pengalaman yang dibawa, Chechu siap memberikan penampilan terbaik demi membantu Malut United meraih prestasi lebih tinggi di Liga 1.
"Saya yakin bisa cocok bersama Malut United," imbuhnya.
Chechu Meneses sendiri didatangkan untuk mengisi posisi bek tengah yang ditinggalkan oleh Cassio Scheid. Chechu terikat kontrak hingga akhir musim, disertai opsi perpanjangan.
“Perekrutan Chechu dilakukan sesuai dengan kebutuhan tim. Setelah Cassio Scheid pergi, kami membutuhkan sosok pengganti di pos bek tengah,” ujar COO Malut United, Willem D. Nanlohy.
Baca Juga: Stadion Lukas Enembe Berbenah, Siap Sambut Laga Persib vs PSBS Biak
Usai merampungkan proses transfer, Chechu Meneses langsung bergabung dalam latihan bersama skuad asuhan Imran Nahumarury di Ternate, Maluku Utara.
“Chechu cukup menunjukkan kualitasnya di Liga 1. Dia juga bisa bermain di posisi lain, yaitu gelandang bertahan."
"Tim pelatih percaya, Chechu akan memberikan banyak kontribusi untuk Malut United,” kata Imran Nahumarury, pelatih kepala Malut United.
Baca Juga: Jaringan Tayangan Ilegal Olahraga di Uni Eropa Diciduk Satgas Bulgaria dan Europol
Chechu Meneses bukan nama yang asing di Liga 1 2024/2025. Sebelumnya dia bergabung dengan PS Barito Putera di awal musim ini.
Artikel Terkait
Rumor Elon Musk Incar Liverpool, Cristiano Ronaldo Ikut Terseret
Reli Dakar 2025 Mulai Makan Korban, Pembalap Senior Carlos Sainz Terguling Hebat
Balotelli Kembali Bernyanyi Tak Dimainkan saat Genoa Ditahan Lecce
Awas Hati-hati, Durasi Tidur dan Kesehatan Berhubungan dengan Risiko Kematian