Sportlinknews - Patrick Kluivert sudah tiba di Jakarta untuk menukangi timnas Indonesia.
Kehadiran mantan striker timnas Belanda itu menjadi sorotan media Australia. Socceroos- sebutan timnas Australia- diwartakan thewest.com.au mulai cemas dengan kehadiran Kluivert.
Indonesia telah mengumumkan mantan penyerang Belanda Patrick Kluivert sebagai pelatih tim nasional putra baru mereka dalam upaya untuk memperkuat upaya mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Patrick Kluivert Tiba di Jakarta Tanpa Asisten Alex Pastoor
Pengangkatan mantan pemain AC Milan, Ajax, dan Barcelona Kluivert, yang mencetak 40 gol dalam 79 penampilan untuk negaranya, menyusul pemecatan pelatih Korea Selatan Shin Tae-yong pada hari Senin.
Kluivert, 48 tahun, yang memenangkan gelar Liga Champions sebagai pemain bersama Ajax pada tahun 1995, akan memimpin Indonesia hingga tahun 2027, dengan opsi perpanjangan lebih lanjut, kata federasi sepak bola negara itu dalam sebuah pernyataan.
Australia saat ini berada di posisi kedua klasemen babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan 7 poin. Hanya teraput satu poin dari Indonesia yang mengintip di tangga ketiga.
Baca Juga: Mengulik Profil Dua Asisten Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Kedua tim akan kembali bertemu pada 20 Maret mendatang untuk menentukan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Meskipun kedatangannya ke kursi pelatih Timnas Indonesia mendapat berbagai tanggapan, termasuk pro dan kontra terkait penggantiannya terhadap Shin Tae-yong, pengalaman Kluivert dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi calon lawan Tim Merah-Putih.
Sebelum Kluivert secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih skuad Garuda, thewest sudah memprediksi potensi ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh pelatih asal Belanda ini.
The West menyatakan bahwa Kluivert bisa menjadi tantangan terbesar bagi Socceroos dalam upaya mereka meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran ketiga kualifikasi ini.
Pertemuan antara Australia dan Indonesia dijadwalkan berlangsung di Sydney Football Stadium pada tanggal 20 Maret 2025, yang akan menjadi momen krusial bagi kedua tim dalam Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Artikel Terkait
Arsenal dan Adidas Luncurkan Tahun Keempat Kampanye 'No More Red' untuk Cegah Kekerasan dan Kejahatan pada Pemuda
Kejurcab Inkai Kota Depok: Dojo Crysant Kembali Sabet Juara Umum, Ivan Ghifary Best of the Best
Man City 8 Salford 0: Gary Neville Tidak Ikut Bermain
Milan 1-1 Cagliari: Conceicao Mandek di Debut Serie A
Pedri Menolak Boikot Timnas Spanyol karena Dani Olmo