Sportlinknews - Carlo Ancelotti menyampaikan pesan untuk para pengkritik Real Madrid saat mereka kembali merebut posisi puncak La Liga.
Pada akhir pekan saat para pesaing mereka tersandung, juara bertahan Real Madrid memanfaatkan peluang saat menjamu Las Palmas, Senin (20/1) dini hari WIB.
Real Madrid meraih tiga poin di Santiago Bernabeu setelah menghempaskan lawannya 4-1. Fabio Silva sempat mengejutkan dengan merobek gawang Los Blancos saat laga berjalan satu menit.
Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Tetap di Liverpool, Kabar Kepindahan ke Real Madrid Hanya Hoaks
Kylian Mbappe menyamakan skor dari titik penalti di menit 18. Brahim Diaz membawa Real Madrid unggul di menit 33. Mbappe kembali mengukir namanya di papan skor sebelum gol keempat Real Madrid dikemas Rodrygo Goes di menit 57.
Kemenangan itu kembali mengantar Real Madrid ke puncak klasemen dengan 46 poin, unggul dua angka dari Atletico Madrid yang sebelumnya berkuasa.
Barcelona terlempar ke posisi keempat dengan 39 poin dari 20 pertandingan yang telah dimainkan.
Baca Juga: Ipswich 0 Man City 6: Tim Asuhan Pep Guardiola dengan Kejam Hancurkan Tractor Boys yang Naif
Real Madrid mengalami beberapa kali tersandung di awal tahun 2025 termasuk bencana Piala Super Spanyol melawan Barcelona.
Namun, saat musim memasuki periode kritis, ada kesan Ancelotti mulai memasuki mode kemenangan.
“Sepak bola memang terkadang seperti ini, tetapi saya bingung, karena saya pernah mendengar kami bermain sepak bola yang buruk – tetapi kami adalah pemimpin?” seperti dikutip dari Marca.
Baca Juga: Mengapa Asupan Air Wajib Bagi Pelari Maraton?
“Itu adalah pertandingan yang menyeluruh, lengkap, berkualitas, dan memiliki sikap yang baik. Awalnya buruk, tetapi itu tidak mengubah dinamika. Mbappe membantu kami karena ia sedang dalam performa yang bagus,” kata Ancelotti.
Langkah selanjutnya bagi Ancelotti adalah kembalinya ia ke Liga Champions UEFA dengan Real Madrid membutuhkan dua kemenangan dari pertandingan terakhir mereka untuk tetap dalam perburuan tempat 16 besar secara otomatis.
Artikel Terkait
Media Inggris Soroti Timnas Indonesia, Kedatangan Patrick Kluivert Tidak Menjamin Kesuksesan
Terungkap Alasan Novak Djokovic Menolak Wawancara di Lapangan Usai Kemenangan di Australia Terbuka
Manchester United 1-3 Brighton: Rekor Kandang Terburuk, Begini Reaksi Amorim
Inter 3-1 Empoli: Keajaiban Lautaro Martinez Membuka Jalan
Jay Idzes Bikin Parma Dicemooh Penggemar Sendiri