Suporter Indonesia pun meluapkan amarah yang besar atas penunjukan Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong. Sebab, karier kepelatihannya tak seberapa dibanding ketenarannya sebagai pemain.
Kluivert yang gantung sepatu pada 2008 itu memang sudah berpengalaman sebagai pelatih kepala AZ Alkmaar dan timnas Belanda. Namun, pengalaman kepelatihannya secara formal hanya sebatas menukangi timnas Curacao dan Adana Demirspor.
Dibandingkan dengan pelatih Shin Tae-yong yang sudah berpengalaman di Piala Dunia FIFA, kariernya jauh dari kata memuaskan.
Baca Juga: PSSI Cetak Rekor, Jumlah Pelatih Lisensi D Meningkat Signifikan di 2024
Pelatih Shin Tae-yong yang selama lima tahun terakhir berkiprah besar mengangkat jenjang persepakbolaan Indonesia, pulang kampung disambut hangat oleh suporter lokal Indonesia.
Suporter yang datang ke bandara membentangkan spanduk La Grande dan juga tulisan History Maker!.
LA Grande pun menerikankan yel-yel, "Terima Kasih Shin Tae-yong".
Tak sedikit pula suporter yang memeluknya, memberinya cinderamata, dan meminta tanda tangannya. Sebagian besar penggemar yang berkumpul di bandara menyanyikan lagu penyemangat Shin Tae-yong dan mengantarnya. Shin Tae-yong pun tak kuasa menahan tangis saat memeluk penggemar Indonesia.
Baca Juga: Tottenham 1 Leicester 2: Jamie Vardy Bikin Tekanan Menumpuk pada Postecoglou
Sebelum masuk ke area pesawat, ia berbicara mengucapkan terima kasih dan berharap semua tetap mendukung Indonesia.
Ia berharap suporter tetap mendukung karena, skuad Garuda masih akan berjuang di Kualifikasi Piala Dunis 2026 zona Asia.
“Setelah lima tahun, saya akan kembali ke Korea. Kepada para penggemar sepak bola dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Meskipun harus kembali, saya mencintai Indonesia,” kata Shin Tae-yong.
Artikel Terkait
Intervensi Ibrahimovic Meredakan Pertikaian Conceicao dan Calabria di Milan
Lazio 1-2 Fiorentina: Viola Akhiri Krisis dengan Kemenangan Berapi-api, Pencetak Gol Diusir Keluar Lapangan
Hancurkan Valencia 7-1, Barcelona Kembali Berpacu dalam Perburuan Gelar La Liga
Hansi Flick Masih Percaya Wojciech Szczesny Meski 2 Kali Error
Malaysia Contek Indonesia, Siapkan 8 Pemain Naturalisasi tapi Bukan dari Inggris