SportlinkNews - K League dan LaLiga menutup tahun keempat kerja samanya dengan melakukan sesi pelatihan intensif. Lebih dari 30 pelatih mengunjungi Spanyol dari tanggal 28 November hingga 5 Desember 2024.
Mereka berpartisipasi dalam sesi khusus dengan LaLiga serta mengunjungi Sevilla FC, termasuk menghadiri pertandingan Sevilla FC vs CA Osasuna.
Selain sesi khusus dengan para ahli LaLiga tentang struktur sepak bola akar rumput di Spanyol dan Metodologi LaLiga, para pelatih Korea juga mengikuti sesi dengan para ahli dari Sevilla FC.
Baca Juga: Liga Primer Bikin Program yang Membantu Remaja dengan Gangguan Kesehatan Mental
Para profesional klub memberikan pelatihan dalam analisis data, metodologi pelatihan, dan kepanduan. Selain itu, mereka mengunjungi fasilitas Sevilla FC, termasuk kompleks pelatihan dan stadionnya.
Kerja sama kedua Liga sepak bola ini berlanjut dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) yang diperbarui pada awal tahun 2024 dan akan berlaku hingga tahun 2026.
Beberapa kegiatan dilakukan oleh kedua liga. Pada bulan September 2024, CEO dari klub-klub Korea mengadakan sesi pertukaran pengetahuan dengan CEO klub LaLiga.
Baca Juga: Kawinkan Gelar Tunggal Indonesia Masters 2025 Bikin Thailand Diperhitungkan
Selanjutnya, K League maupun LaLiga telah mengumumkan bahwa tahun 2025 akan membawa kolaborasi baru bagi keduanya, dengan kursus pelatihan intensif dan kunjungan ke Spanyol oleh para eksekutif Korea.
LaLiga memiliki area proyek pengembangan olahraga yang mapan, yang telah mengumpulkan 850 proyek di 55 negara sejak didirikan pada tahun 2015.
LaLiga telah melatih lebih dari 24.000 pelatih lokal di wilayah-wilayah seperti AS, Vietnam, dan India menggunakan Metodologi LaLiga dan proyek-proyek seperti Train-the-Trainers.
Baca Juga: AAFI Bidik Olimpiade LA 2028 dan Pengembangan Ekosistem Flag Football di Indonesia
Kemitraan dengan Korea Selatan ini cukup unik, karena memadukan berbagai upaya untuk meningkatkan semua aspek operasi sepak bola dan membina hubungan antara klub-klub dari kedua liga.
“Perjanjian dengan K League merupakan sumber kebanggaan bagi kami karena dibangun di atas aliansi bersejarah yang mencakup partisipasi bersama dalam turnamen dan pertandingan persahabatan antara tim-tim muda."
Artikel Terkait
Pamit, Shin Tae-yong Menyambangi Menpora Dito Ariotedjo Sebelum Pulang ke Korea
Air Jordan 5 Black Metallic Mengambil Inspirasi Pesawat Tempur Perang Dunia II Amerika
Kyle Walker Ungkap Proses Sulit Bergabung dengan AC Milan, Obrolan dengan Guardiola Jadi Tantangan
Yamaha Kenalkan Livery Baru untuk Dua Tim Balap WorldSBK 2025