SportlinkNews - Atalanta dibuat marah dan tidak percaya setelah keputusan penalti yang konyol di masa tambahan waktu memastikan kemenangan 2-1 Club Brugge pada leg pertama play-off Liga Champions.
La Dea -- julukan Atalanta- gagal lolos langsung ke Babak 16 Besar dengan selisih hanya satu poin. Mereka teriak dirampok dari titik penalti.
Tapi mereka datang ke Jan Breydel Stadium, Kamis 13 Februari 2025 tanpa Matteo Ruggeri, Ademola Lookman, Daniel Maldini, Sead Kolasinac, Odilon Kossounou, Giorgio Scalvini, dan Gianluca Scamacca. Sementara Marco Carnesecchi masih berjuang melawan gejala flu.
Baca Juga: Feyenoord 1-0 Milan: Kesalahan Fatal Maignan dan Kegagalan Fab Four
Club Brugge mengalahkan Aston Villa dan Sporting di fase liga, menahan imbang Juventus 0-0 dan menyerah di Milan saat bermain dengan 10 orang.
Tuan rumah memulai dengan sangat agresif. Club Brugge mengancam dengan serangan balik dari Christos Tzolis. Terutama saat ia menjatuhkan Berat Djimsiti dan tendangannya ditepis oleh Raoul Bellanova.
Club Brugge unggul lebih dulu saat Stefan Posch sedang menunggu umpan Isak Hien, dicegat oleh Chemsdine Talbi untuk dioper kepada Ferran Jutgla yang menyentuhnya dan menendangnya dengan kaki kanannya.
Baca Juga: Hangtuah Jakarta Ciptakan Sejarah di IBL GoPay 2025, Tumbangkan Pelita Jaya Setelah 12 Tahun
Atalanta berjuang keras untuk menguasai permainan, tetapi seiring berjalannya waktu, intensitas tekanan Brugge memudar dan tim tamu mengambil lebih banyak kendali.
Setelah Mateo Retegui melepaskan tendangan melebar, Davide Zappacosta melepaskan umpan silang untuk sundulan Mario Pasalic ke sudut atas gawang dari jarak meter.
Club Brugge bangkit setelah babak kedua dimulai dan memiliki peluang ganda yang sangat besar, saat dua pemain pertama mencoba menarik bola dari Talbi dan bertabrakan di titik penalti, kemudian Maxim De Cuyper terus bergerak dan tendangannya melebar beberapa inci.
Gian Piero Gasperini melakukan pergantian ganda Atalanta yang langsung membuahkan hasil.
Pertama umpan silang Juan Cuadrado mengarah ke Zappacosta di tiang belakang untuk memaksa penyelamatan yang putus asa.
Artikel Terkait
Thiago Motta Puji Tiga Pemainnya yang Bawa Juventus Menang atas PSV Eindhoven
Red Sparks Naik Ke Posisi Kedua, Begini Klasemen Lengkap Liga Voli Korea
Komang Ayu Cahya Dewi Siap Tampil Mati-Matian Bila Dipilih Lawan Malaysia di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025
Hadapi Persis Solo di Pekan ke-23 Liga 1 2024/2025 Jadi Laga Krusial Bagi Persik Kediri
Laga Melawan Iran Jadi Pembuktian Garuda Nusantara di Piala Asia U20 2025