SportlinkNews - Barcelona dikenal sebagai salah satu klub terbaik di dunia dengan koleksi trofi bergengsi, termasuk 27 gelar Liga Spanyol dan 5 trofi Liga Champions.
Klub asal Catalunya ini juga kerap melahirkan bintang-bintang besar yang mewarnai dunia sepak bola, salah satunya adalah Lionel Messi.
Messi, yang merupakan lulusan akademi La Masia, menjadi ikon Barcelona selama bertahun-tahun dan sukses mempersembahkan banyak gelar.
Baca Juga: Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink: Untuk Pertama Kali Kami Kesulitan Buat Ritme Permainan
Selain La Pulga, banyak nama besar lainnya yang pernah membela Blaugrana, seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Johan Cruijff, hingga Ronald Koeman.
Namun, di balik kesuksesannya, Barcelona tidak lepas dari berbagai persoalan, terutama dalam manajemen klub.
Belakangan ini, masalah keuangan menjadi sorotan utama setelah klub kesulitan merekrut pemain baru hingga harus merelakan kepergian Messi.
Baca Juga: Madura United Putuskan Tren Kemenangan Dewa United, Tiga Gol Jebol Gawang Sonny Stevens
Namun, menurut mantan striker mereka, Ronaldo Nazario, masalah Barcelona bukan hanya soal keuangan.
Ia menilai bahwa kesalahan manajemen telah terjadi sejak lama dan membuat banyak pemain mengalami nasib kurang baik, terutama para bintang asal Brasil.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari AS.com, Ronaldo menceritakan pengalamannya saat berseragam Barcelona pada musim 1996-1997.
Baca Juga: Inter Milan vs Juventus, Simone Inzaghi: Kami Harus Tingkatkan Level Kami untuk Pertandingan Penting
Meski hanya bertahan satu musim, ia merasa Barcelona tidak memiliki pengelolaan yang baik.
Pemain berjuluk El Fenomeno itu mengungkapkan bahwa dirinya dijual ke Inter Milan secara tiba-tiba, padahal ia mencintai Barcelona dan ingin bertahan lebih lama.
Artikel Terkait
Kekacauan di Real Madrid TV Berlanjut Setelah Hasil Imbang Osasuna
Pemain Manchester United Tenteng Koper Naik Bus Menuju Pertandingan Melawan Tottenham
Twin Guns Red Sparks Megawati dan Bukilic Tak Terbendung
Tanpa Tekanan, Persib Siap Taklukkan Persija di Kandangnya
Marc Klok: Persija Vs Persib Bukan Sekadar Adu Gengsi, Tapi Contoh untuk Generasi Muda