SportlinkNews - Kompetisi kasta tertinggi Spanyol, LaLiga, kembali menunjukkan komitmennya terhadap aktivitas pendistribusian konten ilegal dengan melakukan pemblokiran.
LaLiga telah memblokir platform streaming ilegal DazcFutbolios dan RBTV77 di Spanyol. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk melindungi hak kekayaan intelektual.
Platform ilegal ini, telah melakukan penyiaran pertandingan sepak bola tanpa izin, beroperasi melalui situs web dan aplikasi, memanfaatkan infrastruktur Cloudflare untuk menyembunyikan aktivitas kriminal mereka di samping domain yang sah.
Baca Juga: Menang Atas Arab Saudi di FIFA Matchday, Timnas Putri Indonesia Berprogres Bagus
Domain ini digunakan sebagai perisai digital untuk menghindari kontrol keamanan. Bersama-sama, kedua platform tersebut memiliki lebih dari 400.000 unique users bulanan di Spanyol.
Dalam keterangan resminya, LaLiga menyebutkan telah menunjukkan kemampuannya untuk memerangi penipuan audiovisual dengan respons yang cepat dan efektif.
Tim spesialis berhasil melaksanakan operasi ini, yang menyoroti efisiensi tindakan pemblokiran dinamis yang diterapkan selama Laga ke-24 LaLiga EA Sports dan Laga ke-27 LaLiga Hypermotion.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Dewa United Taklukkan Persebaya, Kiper Sonny Stevens Lakukan Penyelamatan Penting
Pemblokiran ini, yang sebelumnya telah diklarifikasi oleh LaLiga bukanlah pemblokiran berskala besar atau sembarangan.
Pemblokiran ini menargetkan serangkaian IP yang diidentifikasi secara khusus yang menjadi tuan rumah layanan bajakan dan platform streaming tidak sah yang beroperasi secara paralel.
Pembelaan hak kekayaan intelektual tetap menjadi salah satu prioritas LaLiga karena bekerja sama dengan berbagai penyedia telekomunikasi untuk mengidentifikasi dan menutup platform streaming ilegal.
Baca Juga: Erick Thohir : Pembangunan Tahap I Training Center PSSI di IKN Selesai
Dengan begitu, LaLiga telah menjaga integritas, keberlanjutan finansial, dan sumber pendapatan utama klub sepak bola dan industri olahraga secara keseluruhan.
LaLiga juga secara terbuka mengutuk peran Cloudflare dalam memungkinkan pembajakan dengan secara sadar melindungi organisasi kriminal demi keuntungan.