Sebagai bek tengah sekaligus pemimpin di lini pertahanan, ia tampil disiplin dalam menghalau serangan Como.
Baca Juga: Cadillac Resmi Turun Balap di Arena F1 Mulai 2026, Diperkuat 200 Orang Berkompeten
Sepanjang pertandingan, Idzes mencatatkan beberapa statistik impresif, di antaranya:
✅ 4 sapuan bola
✅ 1 blok penting
✅ 2 intersep sukses
✅ 3 tekel bersih
✅ Akurasi umpan mencapai 93 persen
✅ Memenangkan 4 dari 6 duel melawan lawan
Konsistensinya di lini belakang Venezia membuat Idzes mendapatkan rating tinggi dari dua situs statistik terkemuka.
Baca Juga: Barcelona Ditawari Dua Opsi untuk Menjadwal Ulang Laga Melawan Osasuna
SofaScore memberikan nilai 7,5, sementara FotMob memberi rating 7,4.
Angka ini menjadi yang tertinggi di antara tiga bek tengah yang diturunkan oleh Eusebio Di Francesco.
Tak hanya itu, Idzes juga berhasil meredam pergerakan dua wonderkid andalan Cesc Fabregas di lini depan Como, yakni Nico Paz dan Assane Diao.
Baca Juga: 10 Pemain Paling Lucu Sepanjang Sejarah Sepak Bola
Dua pemain muda berbakat itu tak mampu menembus rapatnya pertahanan Venezia yang dipimpin oleh Idzes.
Meski sempat menciptakan peluang, Paz dan Diao tidak cukup efektif dalam mengeksekusi serangan.
Bahkan, performa mereka cukup mengecewakan sehingga Fabregas memutuskan untuk menarik keduanya keluar sebelum pertandingan berakhir.
Baca Juga: Floyd Mayweather Akan Kehilangan Rekor dari Petinju Tak Dikenal yang Nyaris Merenggut Nyawa
Dalam laga ini, Diao hanya mendapatkan rating 6,5 dari SofaScore dan 6,3 dari FotMob, jauh di bawah ekspektasi.