SportlinkNews - "Menjadi Nerazzurri adalah sebuah prestasi, tanda keunggulan..."
Begitu kutipan Giacinto Facchetti yang merupakan kapten Timnas Italia di Piala Dunia 1966, 1970, dan 1974. Dia juga menjadi kapten Timnas Italia di Piala Eropa 1968 dimana Italia menjadi juara.
Giacinto Facchetti juga pemain dan kapten Inter Milan yang setia. Karier profesionalnya dimulai dan berakhir di Inter Milan mulai 1960 hingga 1977.
Baca Juga: Valentino Rossi Mati Kutu, Tidak Bisa Membantu Bagnaia Menghadapi Marc Marquez Musuh Bebuyutannya
Total dia mencatatkan 476 penampilan (59 gol) di liga, 85 penampilan (10 gol) di Coppa Italia, dan 68 penampilan (6 gol) di tingkat Eropa selama 17 tahun karier profesionalnya di Inter Milan.
Facchetti yang berposisi sebagai bek sayap juga telah mengantarkan klubnya, Inter Milan, ke tangga juara Liga Italia sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1963, 1965, 1966 dan 1971 serta gelar Liga Champions Eropa pada tahun 1964 dan 1965.
Facchetti adalah sosok Inter Milan sejati. Kecintaannya pada klub Milan ini tidak bisa dibantah. Terbukti, kutipan di atas adalah hasil kontemplasi bertahun-tahun membela lambang Inter Milan.
Baca Juga: Totenham Hotspurs vs Bournemouth: Penalti Son Heung-min Gagalkan Kemenangan Bournemouth
Kini, Inter Milan telah memasuki usia 117 tahun. Inter Milan telah menjelma menjadi sebuah klub sepak bola yang memiliki pengaruh kuat bagi pemainnya, pendukung dan pencinta sepak bola sejati.
Klub ini lahir pada tanggal 9 Maret 1908. Pada hari ulang tahun Inter yang ke-117, Inter memperkenalkan 14 kapten yang telah mencatatkan namanya dalam buku sejarah Inter.
Mereka semua mengenakan seragam kandang tahun ini, menyatukan legenda hebat di masa lalu dengan para juara saat ini.
Baca Juga: Manchester United vs Arsenal: Gol Declan Rice Selamatkan Muka The Gunners
1. Virgilio Fossati adalah kapten heroik di tahun-tahun awal klub yang membawa meraih Scudetto pertama, membawa klub ke level teratas.
Ia adalah pahlawan perang, lahir di Milan, dan Nerazzurro pertama yang bermain untuk Italia. Gaya kepemimpinannya didasarkan pada kerendahan hati, bakat, dan keteguhan.