SportlinkNews - Jelang laga penting melawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bahrain menunjukkan sikap tenang dan tanpa tekanan.
Sebaliknya, tekanan justru dinilai striker Bahrain, Ismail Abdullatif ada di Indonesia yang sangat membutuhkan kemenangan guna menjaga asa ke Piala Dunia 2026.
"Buat kami tidak ada tekanan, bukan tekanan. Para suporter justru membuat pertandingan menjadi indah. Bukan tekanan bagi kami, mungkin tekanan bagi Indonesia," kata Ismail Abdullatif kepada wartawan yang hadir di rumput sesi latihan.
Baca Juga: Italia Teralihkan dan Kebobolan Gol Memalukan di Jerman
"Kami datang ke sini, kami tahu harus bermain melawan tim yang sulit seperti Indonesia. Indonesia bermain dengan baik sebelumnya, dan kami tahu bahwa harus menghadapi tim yang bagus," tegasnya.
Dia pun menegaskan laga ini dinilai akan terasa seperti final. Mengingat keduanya memang membutuhkan kemenangan.
"Ya, kami memiliki komentar yang valid untuk kedua tim, tim kami dan Indonesia. Kami juga tahu bahwa pertandingan melawan Indonesia seperti final, karena kami memiliki poin yang sama," ucapnya.
Baca Juga: Jelang Laga Melawan Bahrain, Timnas Buka Peluang Rotasi Pemain
"Jika kami kalah dalam pertandingan ini, kami akan membuat situasi menjadi sulit bagi tim lain untuk kembali bersaing," imbuhnya.
Dia pun mengaku sangat antusias untuk melihat bagaimana para suporter akan memenuhi SUGBK. Ismail juga mengatakan senang saat mendengar tiket pertandingan untuk laga ini telah terjual habis.
"Ini pasti akan jadi laga yang bagus karena stadion memenuhi suporter. Artinya kami bisa menikmati pertandingan, Insya Allah. Fans juga," kata Ismail.
Baca Juga: Jelang Laga Melawan Bahrain, Timnas Buka Peluang Rotasi Pemain
Sejauh ini ujarnya tidak ada hal yang mengkhawatirkan terkait dengan suporter Indonesia. "Bukan sebuah tekanan, fans justru membuat pertandingan semakin indah," ungkapnya lagi.
Ismail sendiri sangat akrab dengan atmosfer SUGBK. Mengingat ini bukan pertama kalinya dia bermain di stadion kebanggaan orang Indonesia itu.
Sebelas tahun lalu, Ismali adalah pemain yang pernah mencetak ke gawang Timnas Indonesia saat skuat Garuda kalah 0-10.