Selama berbulan-bulan, negosiasi antara kedua belah pihak tidak menunjukkan perkembangan signifikan.
Baca Juga: Igor Tolic: Semua Pemain Persib Sangat Profesional, Mereka Tahu Apa yang Diinginkan
Ketidakpastian inilah yang akhirnya mendorong Alexander-Arnold untuk mengambil keputusan besar: meninggalkan klub yang telah dibelanya sejak kecil.
Trent Alexander-Arnold telah menjadi bagian dari Liverpool selama dua dekade.
Ia bergabung dengan akademi klub sejak tahun 2004, ketika usianya baru enam tahun.
Baca Juga: Bentrokan Musim Semi Suwon dan Daejeon! Moma dan Megawati Jadi Kunci
Sejak promosi ke tim utama di bawah asuhan Jürgen Klopp, ia berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik di dunia.
Selama membela Liverpool, Alexander-Arnold mencatatkan 349 pertandingan, mencetak 22 gol, dan menyumbangkan 87 assist.
Ia juga berperan penting dalam membawa The Reds meraih berbagai gelar, termasuk Liga Inggris dan Liga Champions.
Namun, kepergiannya secara gratis tentu menjadi pukulan telak bagi Liverpool.
Klub harus merelakan salah satu pemain terbaiknya hengkang tanpa mendapat kompensasi dari transfer.
Di Madrid, Alexander-Arnold akan bertemu kembali dengan Jude Bellingham, rekan setimnya di Timnas Inggris sekaligus teman dekatnya.
Baca Juga: Sombong Amat, Pelatih Bahrain Janjikan Permainan Bagus dan Taklukkan Indonesia
Kehadirannya di Santiago Bernabeu akan semakin memperkuat lini pertahanan Madrid sekaligus menambah daya kreativitas dari sisi kanan lapangan.