Jika dulu ada Pratama Arhan sebagai eksekutor lemparan jauh, kini Nova mengandalkan Fabio Azka.
Baca Juga: Penyisihan Grup Piala Asia U17 2025: Uzbekistan dan Jepang Menang Banyak
Lemparan jauh Fabio menciptakan situasi berbahaya di kotak penalti Korea, yang berujung pada penalti dan gol kemenangan yang dicetak oleh Evandra Florasta.
Di luar taktik, Nova menunjukkan rasa hormat mendalam kepada Shin Tae-yong, yang kontraknya tidak diperpanjang oleh PSSI awal tahun ini.
Dalam unggahan media sosialnya, Nova mengucapkan terima kasih kepada Shin atas kontribusinya selama hampir lima tahun di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Klasemen Timnas Indonesia di Piala Asia U17 Usai Kalahkan Korea Selatan
“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah memberikan warna dan cerita yang indah untuk sepak bola Indonesia,” tulis Nova.
Ia juga menyebut bahwa pengalaman bersama Shin akan menjadi bekal berharga dalam karier kepelatihannya ke depan.
Kendati Shin Tae-yong telah meninggalkan Indonesia, pengaruh dan warisannya masih terasa kuat.
Baca Juga: Menang 1-0, Timnas U17 Indonesia Akhiri Rekor Buruk Lawan Korea di Piala Asia U17
Nova Arianto kini melanjutkan tongkat estafet tersebut, membawa semangat dan metode yang sudah dibangun Shin untuk terus membentuk generasi baru sepak bola nasional.