SportlinkNews - Vincent Kompany mengungkapkan rasa frustrasinya menyusul kekalahan 2-1 Bayern Munich dari Inter pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Kompany merasa bahwa timnya seharusnya bisa mencetak setidaknya satu atau dua gol dalam 30 menit pertama.
Raksasa Bundesliga itu memulai pertandingan dengan tekanan agresif, menguji kiper Inter Yan Sommer beberapa kali. Harry Kane menyia-nyiakan peluang terbaik mereka, membentur tiang gawang dari posisi yang bagus.
Baca Juga: Real Madrid Dihancurkan Bola Mati Arsenal, Ancelotti Soroti Mental Pemain
Thomas Muller tampaknya telah mengembalikan Bayern Munich ke jalur yang benar dengan gol penyeimbangnya. Tapi golnya segera diikuti oleh tendangan kemenangan Davide Frattesi.
Ketika ditanya mengapa dia tidak memainkan pemain veteran klub itu sejak awal, Kompany menjelaskan bahwa dia membuat keputusan yang menurutnya terbaik untuk timnya.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, kami mendominasi permainan dalam 30 menit pertama dan seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol, bahkan mungkin lebih," kata Kompany dalam konferensi pers pascapertandingan, Rabu 9 April 2025 dini hari WIB.
Baca Juga: Bayern Munich 1-2 Inter: Kekalahan Kandang Pertama Selama 4 Tahun
“Kemudian di babak kedua, kami mendominasi, kami menciptakan peluang, tetapi pada akhirnya, kami tahu Thomas selalu memainkan peran penting.
“Ketika ia masuk, ia berhasil menyamakan kedudukan. Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan ini, dan setiap keputusan didasarkan pada alasan sepak bola.
Kompany tak menampik Inter bermain sangat kuat. Bayern Munich kehilangan Musiala: dengan Guerreiro di posisinya juga diyakini tampil elegan.
"Kami ingin menemukan keseimbangan yang tepat. Kami membutuhkan setiap pemain untuk mencapai tujuan kami, dan saya pikir Guerreiro melakukan pekerjaan dengan baik hari ini, sama seperti Muller. Banyak pemain bermain bagus, hanya saja hasilnya tidak tepat," jelas Kompany.
“Saya tidak ingin selalu berbicara tentang cedera, tetapi kami memiliki lima atau enam pemain. Saya memiliki pemain-pemain ini yang tersedia dan melakukan pergantian pemain dengan mempertimbangkan pertandingan leg kedua juga. Kim mendapat kartu kuning, dan itu adalah aspek yang perlu dipertimbangkan.”