SportlinkNews - Dua ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melangkah ke babak kedua Badminton Asia Championships (BAC) 2025, usai sukses menaklukan tantangan pertama.
Mereka menyusul langkah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang sudah lebih dulu melangkah ke babak berikutnya.
Sehingga total ada tiga wakil dari sektor ini yang melangkah ke babak kedua.
Bermain di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Cina, Selasa, 8 April 2025, Jafar/Felisha sukses memulangkah andalan tuan rumah Cheng Xing/Zhang Chi.
Baca Juga: Peringati Tragedi Hillsborough, Liverpool FC Siapkan Serangkaian Acara Penghormatan
Setelah kalah di gim pertama 14-21 atas unggulan ketujuh tersebut, Jafar/Felisha bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-15 dan 21-19.
Bagi Jafar/Felisha ini merupakan laga perdana mereka di BAC. Turnamen regional yang selevel dengan BWF World Tour 1000 poinnya.
"Puji Tuhan, bersyukur banget debut kami di BAC bisa bermain dengan baik dan melewati babak pertama dengan kemenangan. Tidak mudah karena lawannya bukan pemain baru, mereka cukup berpengalaman," kata Felisha.
Meski tahu akan berat tantangannya, namun hal ini yang menurutnya dicari oleh mereka. Bermain dengan pemain yang peringkatnya lebih tinggi untuk bisa belajar.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: Baru Empat Wakil Asia yang Telah Memastikan Tiket ke Qatar
Berbicara permainan, Jafar menilai masih ada beberapa hal yang masih butuh perbaikan. Karena di laga ini dia menilai adaptasinya terlalu lama.
"Di gim pertama kami lama untuk beradaptasi, angkatan bolanya kurang nyaman dan temponya terlalu pelan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri," katanya menjelaskan dikutip dari PBSI.
"Namun, saat masuk gim kedua, kami sudah mulai menemukan permainan. Lebih nyaman, lebih enak," tambah Jafar kemudian.
Ada kejadian dramatis di laga mereka ini. Pasalnya, Cheng Xing sempat diberikan Kartu Merah oleh referee karena dianggap melakukan "racket abuse" atau membanting raketnya.
Baca Juga: Momentum Emas Balas Kekalahan, Pacific Caesar Hadapi Empat Laga Kandang di Bulan April
"Kami tidak tahu persis kejadian banting raketnya seperti apa. Tapi mereka tidak terima karena kami dapat satu poin tambahan dari hal tersebut jadi protes lumayan lama, namun itu memberikan keuntungan buat kami," tukas Felisha.
Dalam pertandingan lainnya, Amri/Nita juga mencatat kemenangan dramatis atas pasangan Jepang, Hiroki Nishi/Akari Sato.
Setelah kalah tipis 19-21 di gim pertama, Amri/Nita bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 23-21 dan 21-19, memastikan tempat di babak kedua.
Artikel Terkait
Badminton Asia Championship 2025: Ganda Putri Indonesia Hadapi Tantangan Berat, Siap Tampil Maksimal
Tekad Besar Dejan/Fadia di Badminton Asia Championships 2025, Tak Mau Ulang Kesalahan Tur Eropa
Badminton Asia Championship 2025: Fajar/Rian Jadi Andalan, Sektor Ganda Putra Indonesia Diuji
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025: Rinov/Pitha Melaju, Dejan/Fadia Langsung Tersingkir
Badminton Asia Championship 2025: Gagal di Ganda Campuran, Fadia Alihkan Fokus ke Ganda Putri Bersama Lanny