"Karena tidak ada tindakan dari klub, saya terpaksa menanggung sendiri sebagian besar biaya operasi dan perjalanan pulang," jelasnya.
Baca Juga: Luis Suarez Gigit Teman Sendiri, Warganet Bereaksi
Ketidakjelasan dari manajemen PSIS membuat Vitinho akhirnya melaporkan kasus ini ke FIFA.
Ia mengklaim bahwa klub gagal melunasi kewajiban sebelum tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh federasi sepak bola dunia tersebut.
Akibatnya, PSIS kini disebut-sebut tengah dikenai sanksi larangan transfer oleh FIFA.
Baca Juga: Kylian Mbappe Minta Maaf Terancam Sanksi 2 Pertandingan
Kasus Vitinho menambah panjang daftar pemain asing yang hengkang akibat persoalan serupa.
Sebelumnya, Ruxi dan Evandro lebih dulu meninggalkan klub karena tidak mendapat kejelasan mengenai pembayaran gaji mereka.
Kondisi internal yang memanas ini berdampak signifikan terhadap performa tim di lapangan.
Baca Juga: Newcastle 4 Man Utd 1: Musim Terburuk Seten Merah Telan 14 Kekalahan
Saat ini, PSIS Semarang berada di posisi ke-16 klasemen sementara dan masuk dalam zona degradasi dengan hanya enam pertandingan tersisa di musim ini.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran lebih besar, mengingat belum ada kejelasan dari manajemen klub mengenai penyelesaian tunggakan gaji.
Tak sedikit pihak yang mempertanyakan apakah akan ada pemain lain yang angkat suara, atau justru PSIS lebih dulu terdegradasi ke Liga 2 sebelum konflik internal ini terselesaikan.