sepak-bola

Catatan Sepak bola Piala Asia, Korut 6 Indonesia 0: Dunia Belum Kiamat

Selasa, 15 April 2025 | 11:05 WIB
Timnas Indonesia U-17 dipermak Korea Utara setengah lusin gol. (pssi)

  • M. Nigara
    Wartawan Sepak Bola Senior

SportlinkNews - Anti klimaks. Putu Panji dan kawan-kawan, rontok di tangan Korea Utara, dalam laga perempat final Piala Asia, 2025, di Jeddah, Arab Saudi, Senin (14/4/25) malam.

Bukan hanya kalah skor, Garuda Muda asuhan Nova Arianto, sungguh tampil berbeda jauh ketika mereka sukses di babak grup C.

Pola pertahanan lungsuran Shin Tae-yong dan counter attack yang sukses pada laga di grup C, sama sekali tak terlihat. Anak-anak seperti kehilangan segalanya setelah tertinggal 0-2 dalam 20 menit pertama.

Baca Juga: Kekalahan Indonesia 6 Gol di Turnamen Asia, Berujung Mimpi Buruk di Final Piala Dunia?

Lebih parah lagi, mereka sungguh-sungguh menjadi tim yang berbeda. Tak heran, Korut dengan mudah menambah 4 gol hingga akhirnya kita kalah 0-6.

Sedih dan kecewa, sudah pasti. Tapi, dunia belum kiamat. Jangan benamkan diri terlalu dalam. Betul perlu melakukan evaluasi, tetapi jangan terlalu lama menyesalinya, putaran Piala Dunia U17 sudah di depan mata.

Timnas senior kita di kualifikasi Piala Dunia 2026 saja bisa bangkit. Hanya berselang tiga hari setelah dibantai Australia 5-1, mereka bangkit dan menang 1-0 atas Bahrain.

Baca Juga: Erick Thohir: Timnas U17 Indonesia Harus Kembali ke Tanah Air dengan Kepala Tegak

Sekadar mengingatkan, Brasil, juara dunia lima kali saja pernah kalah telak 1-7 dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014. Brasil lebih ngeri, kalah di rumah sendiri.

Jadi, jangan patah semamgat. Kita, para pendukung tim nasional, juga jangan kendor. Kita harus terus memberi dukungan dan kepercayaan.

Bahwa ada rasa kecewa, bahkan mungkin marah, itu wajar. Hanya saja, kita harus segera mengubahnya menjadi dukungan yang lebih besar lagi.

Baca Juga: Hasil Piala Asia U-17 2025: Timnas U-17 Indonesia Tersingkir Usai Dibekuk Korea Utara 0-6 di Perempat Final

Bagi Putu Panji, Revandra, Gholy, Alberto, Baker, dan lain-lain segera bangkit. Kekalahan menyakitkan itu harus jadi tantangan bukan jadi beban. Tidak bileh dilupakan, tapi harus segera ditanggalkan.

Untuk Nova, hal ini juga berlaku. Jangan patah arang, bangkit dan segera perbaiki segala kekurangan. Jadikanlah ini proses untuk kebangkitan. Jangan lupa, Piala Dunia 2025 sudah ada di depan mata.

Halaman:

Tags

Terkini