SportlinkNews - Dipanggil kembali ke Pelatnas untuk bergabung dengan skuat Piala Sudirman 2025, Rehan Naufal Kusharjanto diminta untuk tidak ragu-ragu.
Rehan sendiri dipanggil memperkuat tim bersama pasangannya, Gloria Emanuelle widjaja.
Bagi Rehan, ini merupakan penampilan perdananya di ajang turnamen beregu paling bergengsi.
Setelah terdepak keluar pelatnas akhir tahun lalu, dia justru tak percaya namanya dipanggil masuk lagi untuk Sudirman.
Baca Juga: Erick Thohir Segera Rekrut Direktur Teknik Demi Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
"Ada kebanggan tersendiri, apalagi ini Sudirman pertama saya. Saat masih di pelatnas, belum pernah dipanggil masuk tim Sudirman, baru saat di luar ini dipanggil lagi," ungkapnya tak percaya di Pelatnas PBSI, Cipayung, pertengahan pekan ini, 16 April 2025.
Dia mengaku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bersama Gloria yang sudah dua kali memperkuat Tim Sudirman Indonesia, Rehan percaya mereka mampu membantu skuat Merah Putih.
Gloria sendiri juga mengaku tak percaya, karena setelah pecah dengan Dejan Ferdinansyah yang dipanggil masuk pelatnas, dan dia tergolong baru berpasangan dengan Rehan sejak awal tahun 2025, progres mereka bisa secepat itu.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Tiba di Tanah Air Usai Lolos ke Piala Dunia, Fokus Persiapan Menuju Qatar
Pasangan ini cukup mumpuni, di beberapa turnamen BWF Wordl Tour level tinggi, mereka bisa mencapai babak perempatfinal dan semifinal.
"Tidak menyangka juga, bersama Rehan bisa secepat itu. Apalagi kami kan niat awalnya tuh mau nyari poin dulu untuk bisa main di Indonesia Open dan Kejuaraan Dunia targetnya," ucapnya.
Sang pelatih, Vita Marissa pun memberikan pesannya, khususnya kepada Rehan yang akan tampil perdana. Mantan partner Lisa Ayu Kusumawati itu dinilai jangan bermain ragu-ragu.
"Yang penting main nekat aja, main seperti orang gila aja, nothing to lose di lapangan. Nekat aja udah, jangan ragu-ragu," ujar Vita kepada Rehan.
Baca Juga: Keren, Pemain Fulham Rilis Singel Musik Bersama Rapper Inggris
Kekuatan sektor ganda campuran Indonesia, sejauh ini cukup mumpuni, selain Rehan/Gloria, juga ada Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Alasan pemanggilan Rehan/Gloria sendiri adalah mereka bisa di ditukarpasangkan di pertandingan nanti, karena itu artinya ada banyak komposisi pemain yang bisa jadi pilihan.
Mengingat di edisi kali ini, Indonesia berada di grup "neraka" bersama Denmark, India, dan Inggris.