"Kita semua harus berada di barisan yang sama untuk mendukung mereka,” tegasnya.
Baca Juga: 45.000 Tiket Terjual untuk Pertandingan Manchester United Vs ASEAN All Star
Erick juga mengingatkan bahwa sepak bola adalah olahraga tim.
Oleh karena itu, penting bagi publik untuk menjaga kekompakan dan tidak membiarkan perbedaan pendapat menjatuhkan semangat Timnas Indonesia.
Apalagi, perjuangan belum selesai. Skuad Garuda masih memiliki dua laga penting di babak kualifikasi, yaitu melawan China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni 2025.
Baca Juga: Pemain Red Sparks Belum Bisa Move On dari Megawati, Kapten Yeum Hye seon Sampai Teriak
Ia menekankan pentingnya persatuan dan dukungan menyeluruh dari semua pihak, baik suporter, ofisial, maupun media.
“Ketika kita bersama, kita akan menjadi kuat. Itulah sebabnya setelah pertandingan kemarin saya tetap memberikan penghormatan kepada semua pihak—suporter, pemain, dan staf,” ucap Erick.
Mengakhiri pernyataannya, Erick menegaskan bahwa saat ini Timnas Indonesia telah memiliki staf kepelatihan baru dan menunjukkan perkembangan positif.
Baca Juga: Karma Timnas Indonesia, Wasit Kontroversi Al Kaf Dicoret dari FIFA
Ia pun mengajak semua pihak untuk fokus dan bersatu menjelang laga penentu pada bulan Juni mendatang.
“Saatnya kita dukung pelatih, dukung pemain. Dua laga tersisa akan sangat menentukan,” pungkasnya.