Ia menjelaskan, kehadiran timnas muda dalam satu tim yang tidak dibarengi regulasi jelas tidak menguntungkan klubnya.
Hal itu membuat pihaknya merasa jadi yang dirugikan, karena berdampak pada performa dan dinamika tim sepanjang musim.
"Bhayangkara jadi korban ketika itu hingga terdegradasi. Tahun ini, kami ingin kondisi tim kembali normal," imbuhnya.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Jadi Kapten Baru, Jonatan Siap Berikan 200%
Meski begitu, Bhayangkara FC tidak menutup pintu untuk para pemain Timnas muda untuk bergabung kepada mereka, namun dengan catatan.
"Kalau dititipkan pemain timnas muda bagaimana? Selama mereka bisa bersaing dengan tim, kita senang. Intinya bisa bersaing secara normal ya," tukas Sumardji.
Pada musim 2024/2025 mereka kembali promosi ke Liga 1 setelah finis sebagai runner up di Liga 2.
Baca Juga: Yamaha Semringah Balap MotoGP Kembali ke Eropa, Fabio Quartararo: Saya Sangat Menyukai Jerez
Mereka ingin mengadakan perombakan besar-besaran untuk bisa meningkatkan daya saing di musim 2025/2026.
Mulai dari pindah venue ke Lampung, penggantian nama tim, hingga janji untuk memberikan kejutan pada perekrutan pemain dan pelatih.
Pelatih dan skuat lengkap Bhayangkara FC, menurut Sumardji, akan diumumkan setelah Liga 1 musim 2024/2025 selesai bergulir pada akhir Mei mendatang.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Leo Cedera, Kekuatan Indonesia Berkurang Lagi
Setelah pelatih dan skuat diumumkan, mereka akan langsung menuju Lampung untuk melakukan persiapan pada 5 Juni 2025.
Musim kompetisi Liga 1 2025/2026 sendiri udah disepakati akan dimulai pada Agustus 2025.