SportlinkNews - Menjelang laga panas antara Barcelona dan Real Madrid di final Copa del Rey, drama tak terduga muncul dari sosok wasit yang ditunjuk, Ricardo De Burgos Bengoetxea.
Pertandingan El Clasico ini akan digelar di Stadion La Cartuja, Seville, pada Sabtu (26/4/2025) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.
Sebelum laga berlangsung, kontroversi sudah memanas.
Baca Juga: Head to Head Persib vs PSS Sleman, Maung Bandung Masih Menang Banyak
Kubu Real Madrid dikabarkan sempat melayangkan protes keras terhadap penunjukan Bengoetxea sebagai wasit final.
Isu ini bahkan berkembang hingga menyebutkan bahwa Los Blancos mengancam akan memboikot pertandingan jika Bengoetxea tetap memimpin laga.
Ketegangan bertambah ketika Bengoetxea dalam sebuah konferensi pers mengungkapkan tekanan yang diterimanya.
Baca Juga: Pieter Huistra: PSS Ingin Keluar dari Zona Degradasi, Menang Atas Persib adalah Kesempatan untuk Itu
Dalam sesi tersebut, Bengoetxea mencurahkan perasaannya tentang dampak tekanan itu terhadap keluarganya.
Ia menuturkan, "Ketika anak Anda pulang dari sekolah sambil menangis karena disebut anak pencuri, itu sangat berat."
"Saya selalu mengajarinya bahwa ayahnya adalah orang jujur yang, meskipun kadang membuat kesalahan, selalu berusaha melakukan yang terbaik."
Ia menambahkan bahwa dirinya ingin dikenang sebagai wasit yang memberikan nilai-nilai positif kepada dunia sepak bola.
Pengakuan emosional tersebut membuat suasana menjelang laga semakin panas, meski pihak Real Madrid kemudian membantah tuduhan tentang boikot.