Lebih lanjut Ancelotti mengatakan dirinya sangat kecewa karena gagal meraih trofi Copa del Rey.
“Saya sakit hati karena kami tidak mampu mengangkat Piala; tidak ada yang perlu dikritik karena kami telah memberikan segalanya yang kami miliki,” tegasnya.
Ancelotti mengambil keputusan tepat di babak kedua demi menajamkan serangan Madrid ke kubu Barca. Dia pun memasukkan Kylian Mbappe.
Baca Juga: Barcelona Raih Gelar Copa del Rey ke-32 Kalinya, Menang Banyak dari Athletic Club dan Real Madrid
“Saya memilih memasukkan Mbappe di babak kedua saat tempo sedikit menurun. Ia masuk dan bermain dengan sangat baik, mencetak gol penyeimbang, dan memiliki banyak peluang."
"Ia tidak bisa bertahan 90 menit dan saya lebih suka memainkannya di babak kedua karena itu,” jelas Ancelotti.
Ditanya tentang kepemimpinan wasit pada laga tersebut, Ancelotti menjawab singkat, "Saya tidak ingin membicarakan wasit."
Baca Juga: Penghormatan untuk Paus Fransiskus, FIFA Gelar Laga Legenda
Tentang masa depannya di Madrid, Ancelotti juga tidak banyak menanggapinya. “Saya bisa terus bermain atau berhenti. Ini akan menjadi isu yang berkelanjutan dalam beberapa minggu mendatang,” katanya.