Penutupnya adalah kartu merah langsung terhadap Ramadhan Sananta, meskipun keputusan ini cukup layak.
Baca Juga: Aktor Robert Pattinson Pakai Sepatu Dior Air Jordans Paling Langka, Harganya Bikin Geleng Kepala
Atas performanya yang kontroversial, akun Instagram Nasrullo Kabirov menjadi sasaran hujatan netizen Indonesia. Pengikutnya pun melonjak dalam hitungan menit setelah laga selesai.
Tak cuma penggemar, Ivar Jenner dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, pun menumpahkan kekecewaan mereka lewat media sosial. Menurut mereka, keputusan-keputusan Nasrullo Kabirov banyak menguntungkan tuan rumah Qatar.
Siapa wasit Nasrullo Kabirov?
Dia adalah wasit berusia 38 tahun asal Tajikistan, pertama kali mendapat lisensi FIFA pada 2013. Nasrullo Kabirov punya pengalaman panjang memimpin laga di turnamen-turnamen internasional, terutama di level Asia.
Dia pernah turun di Asian Games 2018 di Jakarta, SEA Games 2021 di Vietnam, Piala Asia U-17 2023 di Thailand, serta kualifikasi Piala Asia maupun Piala Dunia zona Asia.
Di level klub, Nasrullo kerap dipercaya mengawasi pertandingan Piala AFC, Kualifikasi Liga Champions Asia, selain rutin meniup peluit di kompetisi domestik Tajikistan.
Salah satu pertandingan yang dipimpin Nasrullo Kabirov dan meninggalkan kesan positif bagi penggemar sepak bola tanah air terjadi pada 8 Juni 2022.
Itu adalah duel perdana Kualfikasi Piala Asia 2023 antara Timnas Indonesia menghadapi Kuwait di Jaber Al-Ahmad International Stadium.
Meskipun Kuwait kala itu bertindak sebagai tuan rumah, tapi Nasrullo bersikap sangat tegas. Dia bahkan tak ragu memberi penalti buat Timnas Indonesia di tengah protes keras para pemain Kuwait.
Pasukan Garuda akhirnya menang 2-1, dan hasil ini turut menjadi bekal kelolosan mereka ke putaran final.
Namun, pengalaman tak enak juga ada, terutama buat penggemar Bali United. November tahun lalu, Nasrullo Kabirov memimpin laga fase grup Piala AFC 2023-2024 antara Bali United melawan wakil Australia, Central Coast Mariners (CCM).
Dia memberikan penalti kontroversial buat CCM, yang akhirnya membuat Serdadu Tridatu kalah 1-2 di kandang. Usai laga, sumpah serapah suporter Bali United pun menghujani sang wasit.