Meski demikian, teknologi ini mendapatkan banyak kritik.
Baca Juga: FIFA Rapat Darurat Bahas Pencopotan Israel, Timnas U-23 Indonesia Bisa Tampil di Olimpiade?
Pendukung VAR menunjukkan bahwa masalah seringkali terletak pada penanganan oleh wasit selama pertandingan, bukan pada teknologinya sendiri.
Gary Neville, pundit Sky Sports dan legenda Manchester United, pada bulan Oktober lalu membela penggunaan VAR dan mendukung usaha wasit untuk melakukan tinjauan lebih cepat terhadap insiden, meskipun hal ini kadang menyebabkan ketidakakuratan.
Dewan Ofisial Pertandingan Profesional (PGMOL) terus mendukung VAR dan menyebutkan bahwa jumlah keputusan yang benar meningkat dari 82% menjadi 96% musim ini.
Baca Juga: Hasil Thailand Open 2024: Ganda Campuran Indonesia Tumbang, Harapan Kini Bertumpu pada Ganda Putri
Namun, PGMOL tetap terbuka untuk meningkatkan teknologi ini, termasuk potensi pengenalan teknologi offside semi-otomatis dan pengumuman VAR di dalam stadion untuk meningkatkan transparansi bagi para penggemar.
Seorang juru bicara Liga Premier menyatakan bahwa akan ada diskusi terkait VAR dengan klub-klub Liga Inggris
"Liga Premier dapat mengonfirmasi bahwa mereka akan memfasilitasi diskusi mengenai VAR dengan klub-klub kami pada pertemuan umum tahunan bulan depan," ucap juru bicara tersebut.
Baca Juga: Pelatih Baru Juventus Montero Terkenal dengan Rekor Kartu Merah, Lebih Keras dari Allegri
"Klub-klub berhak mengajukan proposal pada rapat pemegang saham, dan kami mengakui adanya kekhawatiran dan masalah seputar penggunaan VAR."
"Namun, liga sepenuhnya mendukung penggunaan VAR dan berkomitmen bersama PGMOL untuk terus melakukan perbaikan demi kepentingan permainan dan penggemar," pungkasnya.***