Hasil ini membuat tim peringkat ketiga Bologna mengumpulkan 68 poin dan Juve berada di urutan keempat sebelum matchday terakhir. Atalanta yang masih punya dua pertandingan tersisa, duduk di peringkat kelima dengan 66 poin.
Kedua tim sudah mengamankan tempat di Liga Champions untuk musim depan dan malah fokus untuk menyegel tempat ketiga klasemen di belakang AC Milan dan juara Inter Milan.
“Saya menemukan tim dengan semangat yang baik. Saya merasa tidak bisa memberikan pendapat tentang apa yang terjadi sebelum saya tiba di sini, karena saya tidak ada di sini.”
Baca Juga: Rahasia Gila Kebugaran Thiago Silva, Investasi Tubuh hingga Beli Ruang Oksigen
Ada juga pelukan panjang di pinggir lapangan saat peluit akhir dibunyikan dengan pelatih Bologna Thiago Motta, lalu apa yang mereka katakan satu sama lain pada momen itu?
“Saya mengucapkan selamat kepadanya atas musimnya. Kami juga menjalani 45 hari bersama di Coverciano, saya mengenalnya di sana, kami pergi makan malam setiap hari dan mengobrol tentang sepak bola. Timnya memainkan sepak bola yang sangat bagus, dia pria yang hebat dan pantas mendapatkan semua kesuksesan ini.”
Paolo Montero dan Thiago Motta sama-sama mengambil lencana kepelatihan pada saat yang sama di stadion Coverciano, di mana semua ahli taktik asal Italia harus mempelajari dan menyelesaikan prosesnya sebelum dapat memimpin tim Serie A.