"Karena yang penting kita mempunyai berkas-berkas (yang dibutuhkan), jadi semua aman."
Baca Juga: Espargaro: Sangat Tidak Adil Jika Jorge Martin Tidak Bisa Mewujudkan Impiannya Bergabung ke Ducati
"Setiap umat muslim pasti ingin pergi berhaji, ini kan panggilan dari Allah juga."
"Jadi kita harus selalu siap untuk panggilan itu," tambahnya.
Witan juga menyampaikan bahwa dia hanya membutuhkan waktu lima tahun untuk berangkat haji setelah mendaftar pada 2019 lalu.
Baca Juga: FIA Terapkan Peraturan Baru di Antrean Pitlane F1 Demi Menghindari Masalah
Ternyata, pemain asal Palu tersebut memilih untuk menggunakan program penggabungan mahram.
"Daftar haji saya daftar di 2019, tapi karena saya sudah berkeluarga dan istri saya sudah daftar dari 2012," ujar Witan.
"Jadi kan ada penarikan (penggabungan) mahram, setelah tahu informasi tersebut karena saya juga sudah di atas 5 tahun (menunggu) jadi saya ajukan permohonan untuk penarikan mahram bersama istri saya."
Baca Juga: Temuan Baru: Bersepeda Dapat Mengurangi Risiko Nyeri Lutut dan Osteoartritis
"Jadi saya bukan haji yang plus, ini haji reguler," imbuhnya.
Dengan demikian, Witan sudah dipastikan akan absen dalam laga Timnas Indonesia melawan Irak dan Filipina di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia nanti.***