Sky Bet League One dan League Two juga menunjukkan performa mengesankan.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Puji Kinerja Timnas Garuda Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sky Bet League One mencatatkan lebih dari 5,3 juta penonton sepanjang musim, dengan Derby County mencatatkan rata-rata penonton 27.278, mengalahkan enam klub Liga Primer.
Sementara itu, League Two mencatatkan jumlah penonton kumulatif sebanyak 3.458.968, peningkatan 8% dibandingkan musim sebelumnya, dan menjadi jumlah penonton terbanyak di divisi empat sejak musim 1964-1965.
Kompetisi piala seperti Carabao Cup dan Bristol Street Motors Trophy juga berhasil menarik minat penggemar.
Baca Juga: Resmi! Enea Bastianini dan Maverick Vinales Kembali ke KTM, Bergabung dengan Red Bull KTM Tech3
Final Carabao Cup yang mempertemukan Chelsea dan Liverpool dihadiri oleh 88.868 penonton, menjadi final dengan jumlah penonton terbanyak sejak musim 2014-2015.
Selain itu, tayangan langsung Sky Bet EFL di televisi Inggris mencatatkan rata-rata penonton 309.000, naik 46% dari bulan Mei 2023, dan tayangan langsung Sky Bet Championship mencatatkan rata-rata penonton 333.000, naik 51% dibandingkan periode yang sama pada musim lalu.
Dengan kerjasama baru bersama IMG yang dimulai pada bulan April, EFL berharap dapat meningkatkan pengalaman menonton bagi para penggemar mulai musim depan.
Baca Juga: Finis Ketiga di BCL Asia 2024, Pelita Jaya Kini Fokus Hadapi IBL Playoffs
Birch menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan kekuatan dan kedalaman EFL, serta pentingnya menjaga piramida sepak bola untuk masa depan olahraga ini.
"EFL benar-benar sebuah prestasi luar biasa ketika Anda mempertimbangkan kualitas pemain dan sepak bola yang dipertontonkan di seluruh benua," kata Birch.
"Angka-angka ini bukan hanya hasil dari kekuatan dan kedalaman EFL, tetapi juga menyoroti pentingnya piramida sepak bola dan alasan mengapa kita perlu melindunginya," pungkas Birch.***