SportlinkNews - Pemilik minoritas Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, memperingatkan bahwa Liga Premier Inggris bisa menghadapi kehancuran jika peraturan keuangan menjadi terlalu ketat.
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, miliarder INEOS ini mengungkapkan pandangannya tentang peraturan liga dan konflik hukum yang sedang berlangsung antara Manchester City dan Premier League.
Manchester City baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk menggugat liga terkait peraturan transaksi pihak terkait (APT).
Baca Juga: CONMEBOL Buka Toko Resmi Copa América 2024 Berkat Kemitraan dengan Legends
Klub ini menegaskan bahwa mereka menjadi korban "tirani mayoritas" dan mengalami diskriminasi.
Langkah tersebut diambil setelah City didakwa dengan 115 pelanggaran peraturan Liga Premier, termasuk tuduhan pelaporan keuangan yang tidak akurat, ketidakpatuhan terhadap peraturan Financial Fair Play UEFA, dan pelanggaran Peraturan Keuntungan dan Keberlanjutan (PSR) Liga Premier.
Ratcliffe, meski merupakan pemilik dari rival lokal City, Manchester United, menyatakan bahwa dia memahami alasan di balik perlawanan City terhadap peraturan yang ketat.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis EWCF dan Adidas: Membangun Jembatan Antara Atletik dan Esports di EWC 2024
Menurutnya, pasar yang lebih terbuka dan bebas adalah hal yang diinginkan oleh banyak klub.
"Premier League mungkin merupakan liga olahraga paling sukses di dunia, tentu saja liga sepak bola paling sukses di dunia. Dan kami memiliki ungkapan ini di Inggris utara: 'Jika tidak rusak, jangan diperbaiki'," ujarnya.
Ratcliffe menekankan bahwa terlalu banyak regulasi dapat menyebabkan masalah yang serupa dengan yang dihadapi oleh Manchester City, Everton, dan Nottingham Forest.
Baca Juga: Arda Guler Tetap Tenang Meski Dicadangkan, Timnas Turki Siap Berjuang di EURO 2024
Ia memperingatkan bahwa jika tidak hati-hati, Liga Premier bisa menghabiskan lebih banyak waktu di pengadilan daripada fokus pada pengembangan liga.
"Kami memiliki liga terbaik di dunia, jangan merusak liga itu demi Tuhan," tegasnya.