SportlinkNews - Pelatih kepala tim nasional Kroasia Zlatko Dalic memuji allenatore Italia Luciano Spalletti. Dia melontarkannya selama konferensi pers pra-pertandingan menjelang pertemuan kedua negara.
Kroasia dan Italia bakal bentrok di Red Bull Arena, Senin (24/6) atau Selasa dini hari WIB.
Pertandingan akhir Grup B ini sangat penting bagi kedua kubu untuk menentukan tiket ke babak 16 Besar Euro 2024.
Baca Juga: Prediksi Euro 2024: Kroasia Vs Italia, 3 Poin Harga Mati
Italia berada di tangga kedua klasemen dengan tabungan 3 poin di bawah Spanyol. Gli Azzurri hanya butuh hasil imbang melawan Kroasia untuk mengantongi tiket ke babak 16 besar.
Sebaliknya, Kroasia butuh tambahan tiga poin mutlak mengingat sejauh ini baru koleksi satu poin hasil sekali imbang dan sekali kalah. Itu pun masih bergantung pada hasil akhir Spanyol vs Albania.
Sebelum memberikan penilaian apa pun tentang Italia, Zlatko Dalic sempat memuji Spalletti atas kesuksesannya bersama Napoli, khususnya meraih Scudetto pada musim 2022-23.
Baca Juga: Euro 2024: Donnarumma Sebut Italia Bikin Kesalahan, tapi Nasib Masih di Tangan
Zlatko Dalic memberikan penghormatan kepada Spalletti dan Napoli.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepadanya atas hasil yang ia raih, untuk Scudetto bersama Napoli, ia melakukannya dengan sangat baik. Kami tahu tim-tim Italia sudah menyiapkan taktik dengan baik, dan kita pasti akan melihatnya besok,” kata Zlatko Dalic, dilansir via TMW.
“Mereka hanya membutuhkan satu poin dan kami akan berusaha untuk tidak membiarkan mereka melakukan hal itu dengan bersikap tenang dan tidak gugup. Segalanya mungkin dan kami siap.”
Baca Juga: Euro 2024: Albania Sukses Merepotkan Kroasia, Ini Data dan Fakta Kedua Kesebelasan
Italia hanya membutuhkan satu poin untuk secara matematis menjamin posisinya di babak 16 besar EURO 2024. Namun kekalahan di Senin malam membuat Kroasia akan menyalip Azzurri di klasemen Grup B.
Jika salah satu tim finis di posisi ketiga, mereka harus menunggu hingga semua pertandingan penyisihan grup selesai untuk mengetahui apakah mereka lolos ke babak sistem gugur.